Dharma Jaya akan Bangun Kandang Sapi di Ciangir
- 06 Mar 2026 05:10 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya berencana membangun kandang sapi baru berkapasitas besar di kawasan Ciangir, Kabupaten Tangerang. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 ekor sapi pada tahap awal, guna memperkuat pasokan daging bagi masyarakat Jakarta.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan pembangunan kandang baru tersebut menjadi langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan kapasitas penampungan sapi hidup yang selama ini menjadi kendala perusahaan daerah itu.
Menurut Raditya, pada tahun 2026 Dharma Jaya menargetkan pemasukan sapi hidup hingga 10.000 ekor. Namun, kuota impor yang diberikan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia hanya mencapai 7.500 ekor.
“Dari 7.500 itu, dengan kondisi Dharma Jaya yang sekarang, kami baru bisa mendatangkan sekitar 3.119 ekor. Bukan karena takut tidak laku, tetapi karena keterbatasan tempat,” ujar Raditya, di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa Dharma Jaya sebenarnya memiliki lahan seluas 12 hektare di Serang yang secara kapasitas mampu menampung hingga 5.000 ekor sapi. Namun, perubahan peruntukan lahan membuat area tersebut tidak lagi dapat digunakan untuk pengembangan kandang.
“Peruntukan tanahnya berubah, yang tadinya boleh sebagai kandang sekarang hanya boleh untuk agrowisata. Jadi kandang yang ada tidak bisa diperlebar atau ditambah,” katanya.
Sebagai solusi, Dharma Jaya akan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Ciangir yang memiliki luas sekitar 100 hektare. Dari total lahan tersebut, sekitar 20 hektare telah digunakan oleh lembaga pemasyarakatan, sementara sekitar 70 hektare masih tersedia untuk pengembangan.
Raditya menyebutkan sekitar 40 hektare dari lahan yang tersisa akan dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan peternakan terpadu. Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada kandang sapi dan gudang pengolahan pakan.
“Awalnya kami akan bangun kandang dulu dan gudang pengolahan pakan. Ke depan rencananya akan menjadi kawasan peternakan yang terintegrasi,” katanya.
Ia menambahkan, kawasan tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) serta cold storage. Bahkan, tidak menutup kemungkinan RPH yang saat ini berada di Cakung dipindahkan ke Ciangir.
“Di Jakarta sudah terlalu padat. Kalau di Ciangir lebih jauh dari permukiman sehingga lebih ideal untuk operasional,” ujar Raditya.
Rencana pembangunan kandang baru tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Dengan adanya fasilitas baru tersebut, Dharma Jaya berharap proses pemasukan sapi dapat dilakukan dalam jumlah besar sekaligus.
“Kalau bisa langsung masuk 1.000 ekor, prosesnya akan lebih cepat dan kami bisa meminta tambahan lagi sehingga target 10.000 ekor bisa tercapai,” kata Raditya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....