Iduladha 1447 Hijriah, PWNU DKI Serahkan Pemotongan Hewan Kurban pada Dharma Jaya
- 28 Mei 2026 18:22 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menyerahkan proses pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah kepada Perumda Dharma Jaya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Cakung, Jakarta Timur. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya mendorong pelaksanaan kurban yang lebih higienis, terstandarisasi, dan sesuai syariat halal.
“Alhamdulillah tahun ini kami bekerja sama dengan Perumda Dharma Jaya karena lebih praktis dan dapat mengurangi pengotoran di tempat penyembelihan,” kata Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma’arif saat meninjau proses pemotongan hewan kurban, di RPH Dharma Jaya, Kamis, 28 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pada Iduladha tahun ini pihaknya menerima sekitar 13 ekor sapi kurban berukuran besar dari berbagai pihak. Hewan kurban tersebut berasal dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya, hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid.
Menurut Samsul, penggunaan fasilitas modern milik Dharma Jaya menjadi pengalaman pertama bagi PWNU DKI Jakarta. Selama ini, proses penyembelihan hewan kurban lebih banyak dilakukan secara manual dan tersebar di sejumlah lokasi.
Ia menilai, Jakarta sebagai kota global perlu memiliki fasilitas pemotongan hewan yang dikelola secara khusus dan memenuhi standar kesehatan serta sanitasi. Dengan begitu, proses penyembelihan tidak lagi dilakukan sembarangan di lingkungan permukiman.
“Ke depan Jakarta sebagai kota global harus memiliki tempat penyembelihan hewan yang memang dikhususkan dan terstandarisasi. Jadi penyembelihan tidak lagi dilakukan sembarangan,” ujarnya.
Samsul menambahkan, salah satu alasan PWNU memilih Dharma Jaya karena fasilitas tersebut telah menerapkan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal), memiliki standar sanitasi yang baik, serta didukung juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat.
“Selain menjaga kesehatan hewan, kebersihan sanitasi juga terjaga. Prosesnya lebih praktis dan cepat,” ujarnya.
PWNU DKI Jakarta juga berharap fasilitas pemotongan hewan modern seperti Dharma Jaya dapat diperbanyak di setiap wilayah kota administrasi di Jakarta agar pelayanan penyembelihan hewan kurban semakin merata. “Ini bisa menjadi proyek percontohan. Pemerintah harus memberi contoh bahwa penyembelihan hewan dilakukan di tempat yang memang disiapkan secara khusus,” kata Samsul.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman menyatakan pihaknya menyambut baik kepercayaan yang diberikan PWNU DKI Jakarta dalam penanganan pemotongan hewan kurban tahun ini.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Dharma Jaya karena mendapat kepercayaan dari PWNU untuk memproses hewan kurbannya di sini. Tentunya kami sudah memiliki standar yang diterima masyarakat dan dinas kesehatan,” kata Raditya.
Menurut dia, idealnya setiap wilayah di DKI Jakarta memiliki pusat atau cabang tempat pemotongan hewan yang tersertifikasi serta memenuhi standar kesehatan dan syariat halal seperti yang diterapkan Dharma Jaya saat ini.
“Kalau ke depan ini bisa diwujudkan, maka pemotongan hewan tidak harus terpusat di Dharma Jaya saja, tetapi bisa merata sehingga seluruh warga Jakarta dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Raditya mengatakan, usulan pengembangan fasilitas pemotongan hewan modern tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ditindaklanjuti.
Dalam pelaksanaannya, Dharma Jaya menyediakan layanan menyeluruh mulai dari proses penyembelihan, pengemasan, hingga penyiapan distribusi daging kurban. Daging kurban selanjutnya akan disalurkan PWNU DKI Jakarta kepada masyarakat melalui enam cabang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di wilayah Jakarta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....