Transjakarta Siap Beri Layanan Gratis saat Idulfitri 2026
- 04 Mar 2026 12:42 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza memastikan kesiapan layanan gratis saat Idulfitri 1447 H/2026 M. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung mobilitas warga pada hari-hari besar keagamaan.
“Kebijakan tarif gratis ini tinggal menunggu keputusan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui surat keputusan kepala dinas. Ia menyebut, layanan gratis bisa berlaku pada 1 Syawal atau diperpanjang hingga dua hari, tergantung hasil penetapan pemerintah daerah,” kata Welfizon, di Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Welfizon menjelaskan, seluruh layanan Transjakarta akan masuk dalam skema gratis, mulai dari BRT, non-BRT, hingga rute Transjabodetabek. Secara sistem pembayaran, tarif tetap tercatat Rp1 karena alasan teknis transaksi, meski secara substansi layanan tersebut gratis bagi pelanggan.
“Selain kebijakan tarif, Transjakarta juga akan menyesuaikan jam operasional pada hari pertama Lebaran. Layanan diperkirakan mulai beroperasi pukul 09.00 atau 10.00 WIB untuk memberikan kesempatan kepada para pramudi dan karyawan melaksanakan salat Idulfitri terlebih dahulu,” ujarnya.
Menurutnya, Transjakarta juga akan mengantisipasi peningkatan penumpang menuju sejumlah lokasi wisata selama masa libur Lebaran. Beberapa rute yang akan diperkuat armadanya antara lain menuju Ancol, TMII, Ragunan, hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Penambahan armada juga akan dipertimbangkan untuk rute Transjabodetabek seperti arah Alam Sutera dan Bogor, menyesuaikan dengan tingkat permintaan.
“Termasuk kita juga sedang pelajari beberapa rute Transjabodetabek, yang ke Alam Sutera atau ke Bogor. Kita akan lihat demand-nya dan nanti kita akan sesuaikan jumlah armadanya sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan,” katanya.
Ia memprediksi, Ragunan menjadi salah satu titik terpadat, khususnya pada hari kedua dan ketiga Lebaran. Karena itu, Transjakarta tengah mengkaji kemungkinan pengaktifan kembali rute langsung, termasuk dari Koridor 13 arah Ciledug menuju Ragunan, dengan berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan.
“Jumlah armada tambahan akan bersifat situasional. Secara umum, total permintaan penumpang di seluruh rute saat Lebaran cenderung menurun, sehingga armada dapat dialihkan untuk memperkuat jalur menuju pusat-pusat wisata,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....