Jakpro Komitmen Perkuat Pembangunan Kota Jakarta

  • 20 Feb 2026 15:02 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memperkuat perannya sebagai motor pembangunan Ibu Kota dengan mengawal berbagai proyek strategis yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Jakpro menegaskan komitmennya membangun Jakarta tidak hanya lewat proyek fisik, tetapi melalui pengelolaan aset yang berdampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara terukur.

Penguatan peran Jakpro sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno yang menekankan pembangunan berbasis kebutuhan warga, partisipasi publik, serta keberlanjutan lingkungan.

"Setiap mandat yang dijalankan harus menghasilkan nilai tambah nyata bagi masyarakat. Kami tidak berhenti pada pembangunan fisik. Aset strategis kota harus hidup, produktif, dan memberi nilai tambah bagi warga,” ujar Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin, di Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026.

Iwan menjelaskan, di sektor transportasi, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Rawamangun kini mendekati 90 persen. Pengembangan Stasiun Manggarai LRT dirancang terintegrasi dengan KRL Commuter Line, KA Bandara, dan TransJakarta guna memperkuat konektivitas antarmoda sekaligus meningkatkan aksesibilitas kawasan.

Optimalisasi aset juga terlihat pada pengelolaan Jakarta International Stadium yang terus diperluas fungsinya sebagai pusat kegiatan multifungsi. Selain ajang olahraga internasional, kawasan ini dikembangkan sebagai ruang interaksi publik yang mendorong keterlibatan UMKM serta tenaga kerja lokal.

"Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang yang menghubungkan stadion dengan Ancol menjadi bagian dari penguatan integrasi kawasan," ujarnya.

Di bidang kebudayaan, Taman Ismail Marzuki dikembangkan sebagai kawasan wisata edukatif yang inklusif. Pengaktifan kembali Teater Bintang Planetarium pada akhir 2025 mendorong peningkatan kunjungan masyarakat secara signifikan, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat seni dan budaya.

Sementara itu, Jakarta International Velodrome bertransformasi menjadi venue serbaguna yang mampu menggelar ajang olahraga internasional hingga konser musik, menciptakan efek ekonomi tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai arena olahraga.

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, dalam mendukung target Net Zero Emission 2050, Jakpro mengintegrasikan prinsip keberlanjutan melalui inisiatif JakGreen. Kerangka ini memastikan setiap pembangunan dan pengelolaan aset memperhatikan efisiensi energi, pengurangan emisi, serta kualitas lingkungan kota.

"Melalui berbagai langkah tersebut, Jakpro menempatkan pembangunan sebagai instrumen peningkatan kualitas hidup warga. Pendekatan ini diarahkan untuk memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global yang maju dan berkelanjutan, dengan fondasi pembangunan yang berangkat dari kebutuhan masyarakat," kata Iwan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....