Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta 15 Februari
- 15 Feb 2026 07:42 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Rangga Setya Pratama memprakirakan cuaca perairan DKI Jakarta hingga perairan utara Jawa Barat berawan hingga hujan ringan pada Minggu, 15 Februari 2026. Hujan sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan.
"Berpotensi hujan dengan intensitas edang pada pagi dan siang hingga sore hari. Perlu diantisipasi oleh nelayan dan pengguna transportasi laut," kata Rangga dalam keterangan resmi yang diterima RRI Jakarta pagi ini.
Kondisi angin umumnya bertiup dari arah barat daya hingga barat laut. Kecepatan angin maksimum diprakirakan mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di perairan Cirebon.
Sementara itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin hingga 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam di Teluk Jakarta, perairan Kepulauan Seribu, Bekasi–Karawang, Subang, dan Indramayu. "Ya, ada peningkatan kecepatan angin maksimum 20 knot di perairan tersebut," ujar Rangga.

Keadaan gelombang laut secara umum berada pada kategori rendah dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1,25 meter. Gelombang rendah diprakirakan terjadi di perairan Kepulauan Seribu, Teluk Jakarta, Bekasi–Karawang, Subang, Indramayu, dan Cirebon.
Wilayah pesisir utara Jakarta diprakirakan mengalami pasang maksimum dengan ketinggian mencapai 1,1 meter. Pasang maksimum diprediksi terjadi pada pukul 08.00 WIB, sedangkan surut minimum setinggi 0,2 meter diperkirakan terjadi pada pukul 18.00 WIB.
"Bagi masyarakat pesisir, waspadai potensi banjir rob akibat pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan baru. Banjir rob diprediksi terjadi pada 11 hingga 16 Februari 2026 dengan puncak pasang maksimum pada pukul 05.00 hingga 10.00 WIB," kata Rangga.
Wilayah yang perlu mengantisipasi potensi banjir rob meliputi Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok,” ujarnya. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas keseharian masyarakat serta transportasi di sekitar pelabuhan dan kawasan pesisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....