Jelang Ramadhan, Stok Pangan di Jakarta Aman
- 10 Feb 2026 17:15 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Gubernur Jakarta, Pramono Anung memastikan stok dan harga pangan di Jakarta terkendali. Hal itu disampaikan oleh Pramono, usai memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Paripurna di Balai Kota DKI Jakarta, pada Selasa 10 Februari 2026.
“Berdasarkan laporan dari Asisten Perekonomian dan Keuangan, ketersediaan pangan untuk Ramadan dan Idulfitri di Jakarta, termasuk hari-hari besar lainnya, seperti Imlek dan Nyepi, terpantau dalam kondisi aman karena cadangannya mencukupi. Untuk subsidi pangan, kami melihat hampir semua komoditas di Jakarta saat ini relatif terkontrol dengan baik,” ujar Pramono.
Terkait hal tersebut, Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menjaga agar inflasi tetap terjaga dengan baik. Hal ini termasuk melakukan pemantauan rutin terhadap ketersediaan dan harga pangan, serta pasokan gas LPG 3 kilogram.
Sebagai informasi, hingga 9 Februari 2026, ketersediaan pangan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencakup beras 182.172 ton, daging sapi 1.223,9 ton, dan daging ayam 4,35 ton. Kemudian, gula sebanyak 437,4 ton, cabai 57 ton, bawang merah 104 ton, bawang putih 46 ton, serta minyak goreng 625 ton.
Pramono pun mengimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying, karena ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan pokok tercukupi. Ia juga memastikan kegiatan pasar murah terus dilanjutkan dengan melibatkan BUMD pangan, seperti Food Station, Pasar Jaya, dan Dharma Jaya, demi menjaga daya beli masyarakat.
Selain itu, Pemprov DKI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta terus menyalurkan pangan subsidi bagi masyarakat tertentu, menggalakkan urban farming, melakukan pengawasan keamanan pangan, menggelar bazar murah, impor daging sapi melalui Dharma Jaya, hingga menghadirkan promo belanja pangan khusus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....