BPS: Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen

  • 06 Feb 2026 11:02 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat pertumbuhan ekonomi Jakarta secara kumulatif tahun 2025 tercatat sebesar 5,21 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 yang sebesar 5,03 persen. Pada triwulan IV 2025 mencapai 5,71 persen secara tahunan atau year-on-year.

Kondisi itu disampaikan Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto saat rilis Berita Resmi Statistik di Salemba, Jakarta Pusat pada Kamis 5 Februari 2026. “Hal ini mengindikasikan adanya perbaikan dan penguatan kinerja ekonomi Jakarta dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Kadarmanto menyampaikan nilai ekonomi Jakarta pada triwulan IV 2025 yang tercermin dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp1.041,19 triliun. Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat sebesar Rp582,51 triliun.

“Nilai ekonomi Jakarta periode ini yang dicerminkan dari nominal Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp1.041,19 triliun,” kata Kadarmanto.

Secara kumulatif sepanjang tahun 2025, total nilai ekonomi DKI Jakarta atas dasar harga berlaku mencapai Rp3.926,15 triliun. Adapun nilai ekonomi atas dasar harga konstan tercatat sebesar Rp2.263,24 triliun.

Dari sisi lapangan usaha, struktur ekonomi Jakarta pada triwulan IV 2025 masih didominasi oleh Perdagangan Besar dan Eceran dengan kontribusi 18,19 persen. Kontributor besar lainnya adalah Industri Pengolahan sebesar 11,17 persen dan Konstruksi sebesar 10,98 persen.

“Sementara tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah: Penyediaan Akomodasi Makan dan Minum (8,4%), Jasa Lainnya (8,32%), dan Jasa Perusahaan (8,11%),” ujar Kadarmanto.

Namun demikian, BPS mencatat masih terdapat lapangan usaha yang mengalami kontraksi. Pengadaan Listrik dan Gas terkontraksi 3,29 persen, Pertambangan dan Penggalian terkontraksi 11,99 persen, serta Pengadaan Air dan Pengelolaan Sampah terkontraksi 3,1 persen.

Ditinjau secara kumulatif tahun 2025, struktur ekonomi Jakarta masih didominasi Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 18,12 persen. Industri Pengolahan berkontribusi 11,13 persen, sementara Jasa Keuangan dan Asuransi menyumbang 10,96 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....