UBL Dipercaya Jadi Focal Point dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik 2026
- 06 Okt 2026 17:33 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2026 bertajuk "Bangkik Basamo, Mambangun Nagari" di Kabupaten Agam, Sumatera Barat kolaborasi antara Lembaga Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III bersama LLDIKTI Wilayah X pada 31 Juli-12 Agustus 2026 menghasilkan deklarasi Konsorsium Mitigasi dan Pemulihan Bencana. Kegiatan yang resmi ditutup pada 2 Oktober lalu menghasilkan deklarasi pentahelix dalam penanganan bencana yang melibatkan perguruan tinggi, industri, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah.
Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, LLDikti Wilayah III pada tahun ini kembali menunjuk Budi Luhur University (BLU) sebagai Focal Point. Adapun tugas Focal Point adalah mengkoordinasi dan menyusun program kegiatan KKN Tematik bersama sejumlah PTS lain dari LLDikti Wilayah III termasuk menggandeng dunia industri yaitu PT Kalbe. Sementara, untuk perguruan tinggi di LLDikti Wilayah X dikoordinasikan oleh Universitas Fort De Kock Bukittinggi.
Wakil Rektor BLU, Prof. Arief Wibowo berharap, keteladanan sebagai Focal Point ini menjadi inisiasi bagi perguruan tinggi lain untuk menjalin kolaborasi yang lebih luas lagi dalam kegiatan KKN Tematik dengan menjangkau semua kampus swasta maupun negeri se-Indonesia.
Melalui pengabdian ini, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang dimiliki untuk mendukung pemulihan masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, mitigasi bencana, dan penguatan kapasitas masyarakat.
"Dengan kembali dipercaya sebagai Focal Point selama tiga tahun berturut-turut, telah menunjukkan bahwa Universitas Budi Luhur memiliki kemampuan terbaik dalam pengelolaan KKN Tematik dengan semangat perguruan tinggi berdampak," ujar Prof Arief Wibowo yang juga menjabat sebagai Guru Besar bidang Ilmu Sistem Cerdas untuk Krisis dan Kebencanaan Budi Luhur University.
Program KKN Tematik berlangsung di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam dengan menjalankan empat program kerja di antaranya bidang pertanian, pendidikan, ekonomi kreatif dan kesehatan.
"Respon masyarakat khususnya di Nagari Salareh Aia dan Salareh Aia Timur sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Berbagai layanan dirasakan seperti pemeriksaan kesehatan termasuk mata dan pembuatan kacamata, pembangunan septictank dan sanitasi wilayah, pengadaan air bersih, pendidikan hingga program pertanian untuk menciptakan rintisan upaya ketahanan pangan," ujar Prof Arief.
Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, menjelaskan bahwa KKN Tematik merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi lintas wilayah. Ia menyampaikan mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi yang relevan terhadap berbagai persoalan di lapangan.
"KKN Tematik ini adalah merupakan satu perwujudan dari implementasi Diktisaintek Berdampak. Kami di perguruan tinggi baik PTN maupun PTS di LLDikti Wilayah III Jakarta tentunya ingin memberikan dampak yang nyata terutama kepada Masyarakat,” ucapnya.
Kepala LLDikti Wilayah X, Dr. Afdalisma menyambut baik sinergi kolaborasi perdana dengan LLDikti Wilayah III. Menurutnya, sekarang adalah era kolaborasi, dan dengan berkolaborasi akan muncul inovasi dan sinergi.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Fauzan menegaskan bahwa perguruan tinggi sudah waktunya bukan hanya sekadar tempat memberikan ilmu, tetapi perguruan tinggi sebagai tempat memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan yang berkembang di masyarakat.
"Salah satu syarat agar terjadi akselerasi penyelesaian berbagai persoalan tersebut adalah melalui kolaborasi antar penguruan tinggi seperti halnya KKN Tematik 2026 ini. SDM unggul harus menjadi pilar yang kokoh dalam sinergi tiga unsur utama, yakni perguruan tinggi, pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, serta dunia usaha dan dunia industri," ujar Wamen.
Perguruan tinggi di DKI Jakarta yang mengikuti KKN Tematik antara lain Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Media Kreatif, Universitas Bhakti Pertiwi Indonesia, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Universitas Bina Nusantara, Universitas Bina Sarana Informatika, Universitas Budi Luhur, Universitas Dian Nusantara, Universitas Esa Unggul, Universitas Gunadarma, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Media Nusantara Cita, Universitas Multimedia Nusantara Jakarta, Universitas Pancasila, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Universitas Respati Indonesia, Universitas Tarumanagara, Universitas Trisakti, Universitas YARSI, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Iblam, Universitas Abdi Nusantara, Politeknik Astra, Politeknik Negeri Jakarta dan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....