Profil dan Rekam Jejak Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru 2026

  • 01 Okt 2026 17:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penugasan Wahyu melanjutkan karir panjangnya yang telah mencakup berbagai bidang dalam organisasi kepolisian.

RRI.CO.ID, Jakarta – Komjen Pol Wahyu Hadiningrat resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kamis, 1 Oktober 2026. Pria 56 tahun itu akan mendampingi Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto memimpin Korps Bhayangkara.

Presiden Prabowo Subianto melantik Wahyu sebagai Wakapolri di Istana Negara, Jakarta. Penugasan tersebut melanjutkan perjalanan panjangnya yang telah berkarier di berbagai bidang kepolisian.

Wahyu dikenal memiliki pengalaman di bidang reserse dan penegakan hukum. Kariernya kemudian berkembang hingga bidang intelijen siber, kepemimpinan wilayah, serta perencanaan organisasi Polri.

Lantas, bagaimana perjalanan Wahyu Hadiningrat hingga dipercaya menjadi Wakapolri? Berikut profil dan rekam jejak lulusan Akademi Kepolisian 1992 tersebut.

Lulusan Akpol 1992

Wahyu Hadiningrat lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 Juni 1970. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1992 yang mengawali perjalanan kariernya di Polda Jawa Barat.

Wahyu memulai penugasannya sebagai perwira pertama Polda Jawa Barat pada 1993. Setahun kemudian, dia dipercaya menjadi Wakapolsekta Cirebon Selatan.

Kariernya mulai berkembang ketika menjadi Kapolsek Soreang Polres Bandung pada 1995. Penugasan berikutnya membawa Wahyu semakin banyak berkecimpung dalam bidang reserse.

Wahyu juga melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian dan Sespim. Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi pun diselesaikannya pada 2016.

Karier Panjang di Bidang Reserse

Wahyu dipercaya menjadi Kasat Serse Polres Bandung pada 1997. Setahun kemudian, dia melanjutkan pengabdiannya sebagai Kasat Serse Polresta Bogor.

Pada 2004, Wahyu menjadi Kanit III Sat I Ditreskrim Polda Jawa Barat. Dua tahun kemudian, dia dipercaya menjadi Kasat I Ditreskrim Polda Jawa Barat.

Pengalamannya dalam penegakan hukum berlanjut ketika bertugas di Densus 88 Antiteror Polri. Wahyu pernah dipercaya menjadi Kasatgaswil Jawa Barat dalam satuan tersebut.

Wahyu juga tercatat terlibat dalam penanganan kasus Bom Bali II pada 2005. Penugasan tersebut mengantarkannya memperoleh kenaikan pangkat luar biasa pada tahun yang sama.

Yaitu dari Komisaris Polisi menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak panjangnya dalam bidang penegakan hukum.

Kapolres hingga Bareskrim

Karier kewilayahan Wahyu berlanjut ketika dipercaya menjadi Kapolres Metro Bekasi pada 2011. Setahun kemudian, dia mendapat amanah memimpin Polres Metro Jakarta Selatan.

Pada 2016, Wahyu menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri. Dia kemudian dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Setahun berikutnya, Wahyu kembali mendapatkan penugasan di lingkungan Bareskrim Polri. Dia dipercaya menjadi Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada 2017.

Pengalamannya kemudian bertambah melalui penugasan di Badan Intelijen Negara. Wahyu menjadi Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber BIN pada 2017.

Wakapolda Metro hingga Wakabareskrim

Wahyu kembali ke jajaran pimpinan Polri dengan menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2018. Jabatan tersebut memperluas pengalamannya setelah lama berkecimpung dalam bidang reserse.

Dua tahun kemudian, Wahyu mendapat kepercayaan menjadi Wakil Kepala Bareskrim Polri. Ia menduduki posisi tersebut sebelum beralih menangani perencanaan dan anggaran kepolisian.

Pada 2021, Wahyu dipercaya menjadi Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran. Posisi tersebut dijalaninya hingga perubahan struktur organisasi Polri pada 2024.

Sejak September 2024, Wahyu menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran. Penugasan tersebut memperkuat pengalamannya dalam mengelola perencanaan strategis organisasi Polri.

Dilantik Menjadi Wakapolri

Perjalanan panjang tersebut akhirnya membawa Wahyu menuju jajaran tertinggi kepemimpinan Polri. Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakapolri pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Wahyu kini mendampingi Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang dipercaya menjadi Kapolri. Keduanya memimpin Polri setelah berlangsungnya pergantian pucuk kepemimpinan Korps Bhayangkara.

Riwayat Pendidikan

Wahyu telah mengikuti berbagai jenjang pendidikan kepolisian sepanjang perjalanan kariernya. Berikut riwayat pendidikan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat:

  • Akademi Kepolisian (Akpol), 1992
  • Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)
  • Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim)
  • Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti), 2016

Riwayat Jabatan

Wahyu memiliki perjalanan karier dari tingkat kepolisian sektor hingga jajaran pimpinan Mabes Polri. Berikut sejumlah jabatan yang pernah diembannya:

  • Pama Polda Jawa Barat (1993)
  • Wakapolsekta Cirebon Selatan (1994)
  • Kapolsek Soreang Polres Bandung (1995)
  • Kasat Serse Polres Bandung (1997)
  • Kasat Serse Polresta Bogor (1998)
  • Kanit III Sat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2004)
  • Kasat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2006)
  • Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri
  • Kapolres Metro Bekasi (2011)
  • Kapolres Metro Jakarta Selatan (2012)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2016)
  • Dirreskrimsus Polda Metro Jaya (2016)
  • Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2017)
  • Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber BIN (2017)
  • Wakapolda Metro Jaya (2018)
  • Wakabareskrim Polri (2020)
  • Asrena Kapolri (2021)
  • Astamarena Kapolri (2024)
  • Wakapolri (2026)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....