Kunjungi Korban KM Virgo, Dirut Jasa Raharja Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
- 14 Sep 2026 18:39 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Pemerintah dan pemangku kepentingan terkait terus mengoptimalkan proses evakuasi, pencarian korban, serta kepastian perlindungan, bagi seluruh korban kecelakaan kecelakaan KM Virgo Transport 8
- Hingga Senin, 14 September 2026, sebanyak 114 korban telah berhasil ditemukan, dengan rincian 108 orang selamat, dan enam orang meninggal dunia
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah dan pemangku kepentingan terkait terus mengoptimalkan proses evakuasi, pencarian korban, serta kepastian perlindungan, bagi seluruh korban kecelakaan kecelakaan KM Virgo Transport 8. Hingga Senin, 14 September 2026, sebanyak 114 korban telah berhasil ditemukan, dengan rincian 108 orang selamat, dan enam orang meninggal dunia.
Kepastian itu disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, di sela-sela peninjauan korban perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin, 14 September 2026. Peninjauan itu dihadiri pula oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, serta Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi.
“Hari ini kita mendapatkan kekuatan untuk melakukan operasi pencarian, sehingga akan lebih baik lagi. Kita berupaya semaksimal mungkin, untuk terus menemukan saudara-saudara kita yang mengalami musibah,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan, operasi pencarian udara melibatkan lima unit pesawat udara gabungan, dari Basarnas, Polri, TNI Angkatan Laut, dan BNPB. Sementara itu, untuk operasi di wilayah perairan, pengerahan armada mencakup 17 unit kapal, termasuk KRI Canopus.
Khusus KRI Canopus, Basarnas akan mengoptimalkan operasi under water, dengan melibatkan personel Basarnas, Kopaska TNI AL, dan tim penyelam. Selain pengerahan unsur pencarian, posko pengaduan juga dibuka di Banjarmasin dan Surabaya. “Bila masyarakat yang memiliki tambahan informasi, maupun membutuhkan informasi mengenai proses pencarian, dapat menyampaikannya melalui posko tersebut untuk dilakukan pengecekan ulang,” kata Kabasarnas.
Mengenai aspek perlindungan dan penanganan para korban, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan komitmen penjaminan hak-hak seluruh penumpang. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan ini,” katanya.
“Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, saat ini memastikan prioritas kami adalah proses evakuasi, dan pencarian korban yang sedang berjalan. Atas nama negara, Jasa Raharja hadir untuk memberikan kepastian pelayanan dan santunan korban,” tambahnya.
Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, korban meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp 50 juta, yang diberikan kepada ahli waris yang sah. Bagi korban yang mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis, biaya perawatan ditanggung maksimal hingga Rp 20 juta.
Selain santunan pokok dari Jasa Raharja, para korban juga menerima tambahan cakupan perlindungan dari anak perusahaan, PT Jasaraharja Putera. Mengingat operator kapal telah menyertakan kerja sama skema asuransi pengangkutan.
“Khusus dari Jasaraharja Putera, kepada korban meninggal dunia akan diberikan santunan Rp20 juta, dan bagi yang mengalami luka-luka akan diberikan ekstra cover Rp10 juta. Ini bagian dari sebuah model kolaborasi,” katanya.
Awaluddin menegaskan, Jasa Raharja terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak, untuk memastikan proses pendataan dan verifikasi korban berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, yang telah berkolaborasi dalam proses penanganan korban, khususnya dalam pendataan dan verifikasi.
“Terima kasih kepada semua stakeholder yang telah berkolaborasi dengan baik, sehingga pendataan tersebut sangat cepat. Setelah proses verifikasi dinyatakan valid, untuk korban meninggal dunia kami akan serahkan secepatnya,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....