81 Tahun RRI, Dari Suara Perjuangan ke Suara Indonesia di Era Digital

  • 11 Sep 2026 11:39 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • HUT ke-81 RRI, Menjaga Suara Indonesia di Tengah Perubahan Zaman
  • 81 Tahun Mengudara, RRI Tetap Menjadi Suara Rakyat Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Radio Republik Indonesia ( RRI ) memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 pada 11 September 2026. Delapan puluh satu tahun perjalanan RRI menjadi bagian dari sejarah bangsa, sekaligus menandai transformasi lembaga penyiaran publik dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat dalam memperoleh informasi.

RRI resmi berdiri pada 11 September 1945, hanya beberapa pekan setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Kelahiran RRI tidak lepas dari kebutuhan bangsa Indonesia terhadap sarana komunikasi yang mampu menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat di tengah situasi politik dan keamanan yang belum stabil.

Sebelum RRI berdiri, siaran radio Hoso Kyoku dihentikan pada 19 Agustus 1945. Kondisi tersebut membuat masyarakat kehilangan salah satu sumber informasi utama. Para tokoh radio kemudian menyadari pentingnya membangun radio nasional sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dan rakyat.

Pada 11 September 1945, para tokoh radio bertemu dengan pemerintah di Jakarta. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan membentuk Persatuan Radio Republik Indonesia yang meneruskan siaran dari sejumlah stasiun radio di Jawa.

Pada malam harinya, para perwakilan stasiun radio kembali menggelar pertemuan. Dari rangkaian pertemuan tersebut, RRI resmi berdiri dengan Dr. Abdulrahman Saleh sebagai pemimpin umum pertama.

Sejak awal berdirinya, RRI tidak sekadar menjadi media penyiaran. Radio menjadi bagian dari perjuangan bangsa dalam menyampaikan informasi, membangun semangat nasionalisme, dan menjaga komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

Seiring perkembangan zaman, peran RRI terus berkembang. Dari siaran radio konvensional, RRI kini hadir melalui berbagai platform digital sehingga masyarakat dapat mengakses informasi, berita, pendidikan, budaya, dan hiburan dengan lebih mudah.

Transformasi tersebut menunjukkan bahwa radio tetap memiliki tempat di tengah perubahan teknologi. Suara penyiar yang dahulu hanya hadir melalui pesawat radio, kini dapat didengarkan melalui berbagai perangkat digital, termasuk telepon pintar dan layanan streaming.

Memasuki usia 81 tahun, RRI menghadapi tantangan baru. Persaingan mendapatkan perhatian publik semakin ketat seiring berkembangnya media sosial dan platform digital. Kecepatan informasi juga harus diimbangi dengan akurasi, keberimbangan, serta tanggung jawab jurnalistik.

Di tengah derasnya arus informasi, keberadaan RRI menjadi penting sebagai lembaga penyiaran publik yang tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga menghadirkan informasi yang dapat dipercaya dan mencerminkan kepentingan masyarakat.

HUT ke-81 RRI sekaligus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan panjang radio sebagai bagian dari sejarah Indonesia. Dari suara perjuangan di masa awal kemerdekaan hingga menjadi bagian dari ekosistem media digital, RRI terus berupaya menjaga perannya sebagai suara Indonesia.

Selamat Hari Ulang Tahun Radio Republik Indonesia ke-81. Sekali di Udara, Tetap di Udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....