Pantau Harga Beras, Bulog Gelar Operasi Pasar Serentak Seluruh Indonesia

  • 06 Sep 2026 00:19 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Perum Bulog menggelar monitoring harga dan ketersediaan beras secara serentak di pasar-pasar seluruh Indonesia, Sabtu, 5 September 2026. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan operasi pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan sekaligus memastikan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap berjalan lancar.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani memimpin koordinasi nasional melalui konferensi video yang diikuti seluruh pemimpin wilayah dan cabang Bulog. Usai koordinasi, ia bersama Direktur SPHP Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono meninjau langsung kondisi pasar di Pasar Jatinegara dan Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, sementara jajaran Bulog melakukan pemantauan serupa di daerah masing-masing.

Ahmad Rizal mengatakan pemantauan langsung menjadi bagian dari upaya preventif Bulog untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah potensi tekanan inflasi.“Monitoring dan operasi pasar serentak ini adalah langkah konkret yang kami lakukan untuk mengecek harga, ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi, serta memastikan intervensi pangan berjalan efektif,” kata Ahmad Rizal.

Menurutnya, Bulog tidak hanya merespons keluhan di lapangan, tetapi juga mengantisipasi potensi kenaikan inflasi melalui pengawasan terhadap harga dan pasokan pangan. “Kami mengantisipasi bukan hanya karena adanya pengaduan, tetapi juga adanya kenaikan inflasi. Penugasan utama Bulog adalah menjaga stabilisasi harga,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran Bulog juga berdialog dengan pedagang untuk memastikan distribusi beras SPHP tidak mengalami hambatan. Selain itu, perusahaan menegaskan komitmennya memperkuat pasokan beras premium dan komoditas pangan lainnya agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib, menyebut pemantauan di ibu kota dilakukan sebagai langkah cepat merespons dinamika harga pangan. “Monitoring ini adalah langkah preventif untuk merespons dinamika harga pangan secara cepat, guna memastikan kecukupan stok pangan, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” katanya.

Bulog menyatakan kegiatan pengawasan akan terus dilakukan melalui kolaborasi dengan Satgas Pangan, TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola pasar, serta pemangku kepentingan lainnya agar setiap potensi gangguan pasokan maupun lonjakan harga dapat segera ditangani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....