Serulingmas Gandeng FEB UIN Jakarta Telusuri Rekam Jejak RM Margono
- 23 Agt 2026 17:34 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Seruan Eling Banyumas (Serulingmas) secara resmi menjalin kerjasama strategis dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk mendokumentasikan perjuangan RM Margono Djojohadikusumo.
- Kolaborasi ini bertujuan memperkuat validasi naskah akademik dalam rangka pengusulan RM Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
- FEB UIN Jakarta telah menggelar Seminar Nasional yang membahas kontribusi RM Margono Djojohadikusumo sebagai pendiri Bank Negara Indonesia dan pelopor sistem keuangan modern, ekonomi kerakyatan, dan pengembangan koperasi di Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kerukunan warga Banyumas yang tergabung dalam Seruan Eling Banyumas (Serulingmas), resmi menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (FEB UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagai mitra strategis. Kolaborasi itu dilakukan, untuk menelusuri rekam jejak perjuangan Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo, guna memperkuat validasi naskah akademik pengusulan beliau sebagai Pahlawan Nasional.
Sebagai fondasi ilmiah awal, FEB UIN Jakarta sebelumnya telah menggelar Seminar Nasional, bertajuk "Perintis dan Kepeloporan RM Margono Djojohadikusumo dalam Meletakkan Fondasi Sistem Keuangan Modern untuk Pembangunan Perekonomian Indonesia". Forum ilmiah independen, yang diselenggarakan dalam rangkaian Dies Natalis ke-23 FEB UIN Jakarta itu, membedah gagasan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) ini dalam membangun ekonomi kerakyatan, perbankan nasional, serta pengembangan koperasi di Indonesia.
Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, menyatakan kesiapan akademisinya untuk menindaklanjuti kajian seminar itu, hingga tahap penyusunan berkas akhir. Pihaknya telah merancang kerja riset secara terstruktur, dengan membagi tim ke dalam dua fokus utama.
"Kami membagi tugas ke dalam dua tim utama, yakni tim peneliti dan tim kajian akademis. Perjalanan sejarah RM Margono harus kita lihat secara utuh dan berkesinambungan," ujar Prof. Ibnu Qizam saat ditemui usai pertemuan koordinasi, Minggu, 23 Agustus 2029.
Prof. Ibnu Qizam menekankan, pengusulan pahlawan nasional memerlukan keseimbangan, antara riset historiografi dan penyebarluasan informasi ilmiah kepada publik. "Pengabdian perlu semacam publikasi dan diseminasi, supaya dua hal ini jalan berimbang. Ini penting untuk memberikan kemantapan, agar usulan kita dapat diterima dengan baik oleh Pemerintah Pusat," katanya.
Ia menambahkan, tim riset FEB UIN Jakarta, berkomitmen menghadirkan kajian yang melampaui standar minimal. "Kalau bisa kita melampaui apa yang menjadi standar. Kami ingin menghadirkan penelitian yang komprehensif, guna memperkuat validasi perjalanan dan kontribusi besar RM Margono bagi bangsa," kata Dekan FEB UIN tersebut.
Menjelaskan sisi teknis riset, peneliti tim kajian UIN Jakarta, Dr. (Chad) Titik Nurhayati, mengungkapkan penelusuran heuristik dan inventarisasi dokumen sejarah, telah mulai berjalan secara intensif. Tahapan awal itu difokuskan pada pengumpulan data primer dan sekunder, dari berbagai lembaga arsip domestik utama.
“Kami telah melakukan penelusuran jejak RM Margono di berbagai institusi arsip nasional, termasuk Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), KITLV Jakarta, hingga arsip historis BNI. Langkah ini dilakukan untuk menginventarisasi surat kabar sezaman, dokumen biografi ilmiah, serta catatan perjalanan beliau, sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan,” kata Dr. Titik Nurhayati.
Ia menambahkan, penelusuran dokumen tidak berhenti di dalam negeri, melainkan dilanjutkan dengan riset arsip internasional, dan verifikasi data lapangan di Madiun, Malang, Cilacap, hingga Banyumas. Rangkaian riset tepercaya itu, ditargetkan mampu menghasilkan rekonstruksi biografi yang utuh, serta matriks kelayakan sesuai kriteria undang-undang, sebelum berkas diserahkan secara resmi.
Sementara itu, Ketua Umum Serulingmas, Wisnu Suhardono, mengungkapkan latar belakang dilibatkannya pakar akademisi UIN Jakarta, dalam proses itu. Ia menceritakan, pada tahap awal, proses pengusulan dari pihak Serulingmas, belum bermitra secara langsung dengan UIN Jakarta.
"Kami mengundang tim UIN Jakarta, karena pengusulan RM Margono ini berawal dari Serulingmas. Kita menggandeng teman-teman yang mempunyai keahlian khusus, untuk membuat pengusulan ini. Di awal memang belum bekerjasama langsung dengan UIN Jakarta, namun kini kita padukan potensi akademisnya," kata Wuryanto.
Ia menegaskan pentingnya akurasi dan objektivitas naskah akademik. Menurutnya, penilaian di tingkat daerah maupun kabupaten dengan pendampingan pakar, harus dilakukan secara cermat dan tidak seadanya.
"Naskah akademik penilaian di kabupaten dengan pendampingan, tidak dilakukan penilaian yang seharusnya (asal-asalan). Harus benar-benar sahih dan teruji. Target kami adalah penyempurnaan naskah akademik ini selesai sebelum November," ucap Wuryanto.
Sinergi riset antara Serulingmas dan FEB UIN Jakarta, diharapkan membuat penyusunan dokumen usulan Pahlawan Nasional RM Margono Djojohadikoesoemo, memiliki landasan histori dan akademik, serta metodologi yang kokoh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....