Gladi Bersama Warnai Persiapan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

  • 13 Agt 2026 15:08 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Persiapan pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) mulai memasuki tahap gladi bersama di Istana Merdeka, Jakarta. Tim upacara dan Paskibraka yang sebelumnya berlatih secara terpisah, kini mulai melakukan latihan bersama menjelang pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Dilansir dari setkab.go.id, pada Selasa 11 Agustus 2026, latihan bersama tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa latihan masih dilakukan secara parsial untuk menyatukan berbagai tim yang terlibat dalam upacara.

“Hari ini sudah mulai kita latihan bersama di Istana,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi, dalam keterangannya kepada awak media.

Ia menjelaskan, sebelumnya tim upacara dan Paskibraka menjalani latihan masing-masing selama beberapa waktu. Prasetyo mengatakan, tahapan latihan tersebut masih menjadi bagian dari penyesuaian awal sebelum memasuki gladi kotor secara lebih menyeluruh. Adapun gladi kotor dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 untuk mengevaluasi dan menyempurnakan rangkaian upacara.

“Ini baru penyesuaian awal, walaupun ada koreksi belum terlalu banyak, jadi mulai besok akan ada gladi kotor. Nanti di situ baru mulai kita akan lebih dalam lagi untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” kata Prasetyo.

Selain persiapan teknis, panitia juga meningkatkan kapasitas undangan bagi masyarakat yang ingin mengikuti langsung rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Penambahan kuota peserta tersebut dilakukan, mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang mendaftar untuk menghadiri upacara.

Selama lima hari masa pendaftaran, tercatat lebih dari 336 ribu masyarakat mendaftar, sementara kapasitas awal hanya sekitar 5.500 undangan. Panitia kemudian menambah satu blok area dengan kapasitas sekitar 3.400 orang yang akan dibagi untuk acara pagi dan sore. Panitia juga menyiapkan area yang lebih representatif bagi masyarakat yang tidak memperoleh undangan resmi agar tetap dapat menyaksikan rangkaian upacara dari luar kawasan Istana Merdeka. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau memperhatikan kemungkinan penyesuaian dan penutupan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Istana selama persiapan dan pelaksanaan kegiatan.

(Andini Amelia Wiguna -Mahasiswa Universitas Gunadarma)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....