Sebanyak 46.160 Lulusan Perguruan Tinggi Mulai Ikuti MagangHub
- 11 Agt 2026 14:31 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Sebanyak 46.160 peserta lulusan perguruan tinggi telah mendaftar untuk mengikuti Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch 1 Tahun 2026 yang dimulai pada 10 Agustus 2026.
- Program pemagangan berlangsung selama enam bulan dan merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja profesional.
- Peserta program akan mendapatkan pengalaman kerja langsung, pendampingan mentor, serta penguatan kompetensi dan budaya kerja profesional sebagai bagian dari pelatihan komprehensif.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 46.160 peserta mulai mengikuti Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan II Batch 1 Tahun 2026. Program pemagangan tersebut berlangsung selama enam bulan, mulai 10 Agustus 2026.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengatakan program pemagangan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi, termasuk pendidikan profesi, menuju dunia kerja. Peserta mendapatkan pengalaman kerja langsung, pendampingan mentor, serta penguatan kompetensi dan budaya kerja profesional.
“Program pemagangan ini merupakan ikhtiar Pemerintah untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi, termasuk pendidikan profesi menuju dunia kerja melalui pengalaman kerja nyata, pendampingan mentor, serta penguatan kompetensi dan budaya kerja,” kata Yassierli, dalam Kick Off dan Orientasi Program MagangHub Angkatan II Batch 1 di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.
Yassierli menekankan kualitas pelaksanaan menjadi hal utama dalam program pemagangan tersebut. Penyelenggara wajib memberikan pekerjaan yang relevan, mentor yang aktif, pembelajaran terarah, serta evaluasi yang konsisten.
Menurut Yassierli, pemagangan harus menjadi ruang untuk membentuk kompetensi dan profesionalisme peserta. Program tersebut tidak boleh hanya dijalankan sebagai pemenuhan kewajiban administratif oleh penyelenggara.
Pada Angkatan II Batch 1, sebanyak 3.672 penyelenggara mengikuti program yang terdiri atas 1.830 perusahaan dan 1.842 kementerian/lembaga. Para penyelenggara tersebut menyediakan 28.455 lowongan dengan total 54.304 kuota pemagangan.
Antusiasme masyarakat terhadap Program Pemagangan Nasional 2026 juga tercatat tinggi dengan 732.483 pendaftar. Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat nasional, sebanyak 46.160 peserta akhirnya dinyatakan lolos, sementara 242 calon peserta tidak dapat ditetapkan karena tidak memenuhi persyaratan pada verifikasi akhir.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan disiplin, integritas, dan kesungguhan. Jadikan enam bulan pemagangan sebagai pijakan untuk membuktikan kemampuan, memperluas jejaring, dan membangun reputasi profesional,” ujar Yassierli.
Kemnaker selanjutnya akan memantau kualitas pelaksanaan pemagangan, khususnya pendampingan mentor dan evaluasi peserta selama mengikuti program. Pemantauan juga dilakukan untuk memastikan kesesuaian tugas yang diberikan serta mendorong program menjadi talent pipeline bagi perusahaan dan instansi penyelenggara.
“Kementerian Ketenagakerjaan akan terus memantau efektivitas pembimbingan oleh mentor, kesesuaian tugas yang diberikan, serta memastikan program pemagangan ini dapat menjadi talent pipeline bagi instansi dan perusahaan penyelenggara,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....