Hari Anak Nasional, Srikandi PLN EPI Hadirkan Edukasi Energi di MI Hidayatul Anam

  • 28 Jul 2026 07:53 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) menyelenggarakan program Srikandi Mengajar di MI Hidayatul Anam, Kuningan, Jakarta Selatan untuk memperingati Hari Anak Nasional dengan fokus pada literasi energi.
  • Puluhan siswa kelas 1 hingga 6 mengikuti berbagai aktivitas edukatif berupa presentasi interaktif, permainan edukasi, video pembelajaran, kuis, dan simulasi mengenai manfaat listrik serta keselamatan ketenagalistrikan.
  • Program ini merupakan komitmen PLN EPI dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menanamkan kesadaran penggunaan energi secara bijak kepada generasi muda sejak dini.

RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Srikandi PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) menggelar kegiatan Srikandi Mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Anam, Kuningan, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen PLN EPI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menanamkan literasi energi kepada generasi muda melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Puluhan siswa kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dipandu langsung oleh para Srikandi PLN EPI. Materi disampaikan melalui presentasi interaktif, permainan edukasi, video pembelajaran, kuis, hingga simulasi sederhana mengenai manfaat listrik, proses penyediaan energi listrik, pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, serta kebiasaan menggunakan energi secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Srikandi PLN EPI sekaligus Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarahwati mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Srikandi Movement, khususnya program Srikandi Goes to School yang bertujuan membangun generasi muda yang cerdas, peduli, dan bertanggung jawab terhadap pemanfaatan energi.

"Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi kami untuk berbagi pengetahuan sekaligus menginspirasi anak-anak agar berani bermimpi dan terus belajar. Kami ingin mengenalkan bahwa listrik dan energi merupakan bagian penting dari kehidupan yang harus dimanfaatkan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab. Harapannya, sejak usia dini mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan energi dan lingkungan," ujar Erma, melalui keterangan tertulis, Senin, 27 Juli 2026.

Erma menambahkan bahwa kehadiran para Srikandi PLN EPI di tengah anak-anak juga menjadi upaya menghadirkan figur perempuan yang dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak ragu mengembangkan potensi diri, termasuk berkiprah di bidang sains, teknologi, dan energi.

"Kami percaya setiap anak memiliki potensi luar biasa. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat belajar, serta keyakinan bahwa siapa pun memiliki kesempatan untuk berkontribusi membangun Indonesia, termasuk di sektor energi," ujarnya

Kepala MI Hidayatul AnamnAtikah mengapresiasi inisiatif Srikandi PLN EPI yang menghadirkan pengalaman belajar berbeda bagi para siswa. "Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Srikandi PLN EPI kepada anak-anak kami. Edukasi yang disampaikan sangat menarik karena dikemas dengan cara yang interaktif sehingga mudah dipahami oleh siswa. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan manfaatnya," ujar Atikah.

Melalui kegiatan tersebut, PLN EPI berharap semakin banyak anak Indonesia yang memiliki pemahaman mengenai energi sejak usia dini, sekaligus menumbuhkan budaya hemat energi dan keselamatan ketenagalistrikan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi masa depan.

Program Srikandi Mengajar merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN EPI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), Kegiatan tersebut juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan melalui peningkatan literasi masyarakat dan pemberdayaan generasi muda sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....