Cak Imin Imbau Warga Tetap Tenang Hadapi Kenaikan Harga Pertamax
- 10 Jun 2026 17:56 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax, yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, menjadi perhatian masyarakat di berbagai daerah. Menanggapi kondisi itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, meminta masyarakat untuk tetap tenang, dan tidak panik menghadapi kebijakan tersebut.
Dilansir dari antaranews.com, menurut Cak Imin, pemerintah terus memantau perkembangan situasi ekonomi dan energi nasional, agar dampak kenaikan harga BBM tidak membebani masyarakat secara berlebihan. "Pemerintah akan berupaya menjaga stabilitas ekonomi, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ujarnya.
PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax yang naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Selain itu, harga Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan.
Pertamina menjelaskan, penyesuaian harga itu dilakukan setelah melalui evaluasi, berdasarkan formula harga yang telah ditetapkan pemerintah. Kebijakan itu juga mempertimbangkan dinamika harga energi global, serta keberlanjutan penyediaan energi bagi masyarakat.
Di tengah meningkatnya harga BBM nonsubsidi, Cak Imin mengajak masyarakat, untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta masyarakat mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait, agar tidak menimbulkan kepanikan maupun spekulasi di tengah masyarakat.
Pemerintah juga memastikan, BBM bersubsidi tetap dipertahankan harganya, guna menjaga daya beli masyarakat. Langkah itu diharapkan dapat memberikan perlindungan, bagi kelompok masyarakat yang paling terdampak oleh gejolak harga energi global, dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
(Kristison Effendi - Universitas Bunda Mulia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....