IDAI: El Nino Berpotensi Tingkatkan Risiko Stunting-Malnutrisi Anak
- 20 Mei 2026 21:54 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Darmawan Budi Setyanto, mengatakan bahwa fenomena El Nino “Godzilla” berpotensi meningkatkan risiko stunting dan malnutrisi pada anak. Hal ini dipengaruhi oleh kekeringan yang terjadi dalam waktu lama, serta ketahanan pangan yang menjadi terganggu.
“Prevalensi stunting tahun 2022 menurut Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) sebesar 21,6 persen dan meningkat dengan adanya El Nino ini sampai bertambah 15-25 persen,” ujar Darmawan, dikutip dari Antara, pada Selasa 19 Mei 2026.
| Baca juga: Generasi Muda Dikepung Industri Candu |
Ia menjelaskan, fenomena El Nino menyebabkan musim kemarau menjadi ekstrem. Kondisi tersebut berdampak pada gagal panen dan kenaikan harga pangan.
“Dengan adanya El Nino, kekeringan dan gagal panen, maka harga pangan naik, banyak masyarakat yang tidak mampu mencukupi kebutuhan gizinya, maka terjadi malnutrisi yang baik dalam keadaan akut maupun kronik, dalam keadaan jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga terjadi stunting dan tentu akan mengganggu kemampuan intelektualitas anak-anak,” katanya.
Menurut Darmawan, anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terdampak perubahan iklim. Hal ini dikarenakan sistem imun dan kemampuan pengaturan suhu tubuh belum matang.
Selain meningkatkan risiko malnutrisi dan stunting, El Nino juga berpotensi memicu lonjakan berbagai penyakit pada anak. Seperti diare, pneumonia, demam berdarah dengue (DBD), malaria, dan lain sebagainya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....