Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan dan Evaluasi Perlintasan KA

  • 28 Apr 2026 12:24 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh terkait kecelakaan tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, sekaligus mengevaluasi sistem keselamatan perlintasan kereta di berbagai daerah.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa investigasi segera dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. Proses tersebut diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

“Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” ujar Prabowo. Selasa, 28 April 2026.

Selain itu, Prabowo mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang memiliki kondisi serupa, banyak di antaranya belum memiliki penjagaan.

“Kemudian di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini. Ini dari zaman saya kira dari zaman Belanda ya, sudah berapa puluh tahun ini sekarang. Ya sudahlah kita akan selesaikan semua itu,” katanya.

Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah akan melakukan perbaikan di seluruh titik tersebut, baik dengan pembangunan pos penjagaan maupun flyover.

“Saya sudah perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut ya, dengan apakah dilakukan pos jaga atau dengan flyover,” lanjutnya.

Prabowo juga menyebut kebutuhan anggaran untuk program tersebut diperkirakan mencapai hampir Rp4 triliun.

“Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa langkah ini penting mengingat transportasi kereta api memiliki peran vital dan perbaikan menyeluruh sudah lama tidak dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....