Zulfydar Dorong Pembinaan Atlet di Musorprov ABTI DKI
- 25 Apr 2026 20:12 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) Zulfydar Zaidar Mochtar menegaskan pentingnya penguatan pembinaan atlet dalam pembukaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) ABTI DKI Jakarta, Sabtu, 25 April 2026.
Dalam sambutannya, Zulfydar mendorong seluruh pengurus provinsi untuk fokus membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Ia menilai, organisasi yang solid menjadi fondasi utama dalam melahirkan atlet berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Melalui roda organisasi yang kuat, pembinaan prestasi atlet akan meningkat. Dampaknya, persaingan di Kejurnas maupun PON semakin berkualitas dan mampu menghasilkan atlet yang siap masuk Pelatnas,” ujarnya.
Zulfydar menekankan bahwa DKI Jakarta memiliki peran strategis sebagai barometer perkembangan bola tangan nasional. Karena itu, kepemimpinan baru Pengprov ABTI DKI Jakarta diharapkan mampu menjaga tradisi prestasi sekaligus meningkatkan daya saing atlet ke level lebih tinggi.
Ia juga mengapresiasi kinerja Syaiful Bachri atau Achoy yang sukses membawa tim bola tangan DKI Jakarta meraih juara umum pada PON XXI Aceh 2024. Kontribusi Jakarta juga terlihat di level internasional, saat Timnas Indonesia meraih peringkat ketiga SEA Games 33 Thailand dengan mayoritas atlet dan pelatih berasal dari ibu kota.
Untuk menjaga kesinambungan pembinaan, PB ABTI telah menyiapkan sejumlah agenda kompetisi. Di antaranya Kejuaraan Nasional antar pelajar di Surabaya, Kejurnas senior di Medan, serta PON Olahraga Pantai yang direncanakan berlangsung di Jakarta pada Oktober 2026.
Menurut Zulfydar, konsistensi latihan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai ajang tersebut. Ia meminta seluruh atlet di Indonesia terus meningkatkan kesiapan melalui latihan yang disiplin dan terarah.
“Semua atlet harus terus berlatih menghadapi Porkot, Porprov, Kejurnas hingga event internasional. Konsistensi adalah faktor penentu prestasi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti PON Olahraga Pantai sebagai momentum penting, terutama setelah Timnas bola tangan Indonesia batal tampil di Asian Beach Games di China. Ajang tersebut dinilai dapat menjadi wadah pembuktian bagi atlet nasional.
Selain fokus pada atlet, PB ABTI juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan Technical Delegate (TD), wasit, dan pelatih sebagai bagian dari penguatan ekosistem bola tangan nasional.
Zulfydar menambahkan, sebelum pelaksanaan Musorprov DKI Jakarta, pihaknya telah melantik Pengprov ABTI Jawa Tengah. Saat ini, hanya beberapa daerah yang masih menunggu pelaksanaan Musorprov. “Harapannya seluruh Pengprov aktif, sehingga roda organisasi berjalan baik dan pembinaan atlet berlangsung optimal,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....