Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Bulog Pastikan Pangan Nasional Aman
- 24 Apr 2026 14:58 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Perum Bulog mencatat capaian tertinggi dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dengan total stok beras mencapai 5 juta ton yang tersebar di seluruh Indonesia. Angka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman.
Capaian tersebut terungkap saat Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak ke salah satu gudang Bulog di Karawang. Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan langsung kesiapan stok serta sistem distribusi beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Ketersediaan stok dalam jumlah besar bukan hanya berfungsi sebagai cadangan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk menjaga stabilitas harga di pasar. Selain itu, stok tersebut disiapkan untuk menghadapi potensi bencana serta mendukung berbagai program bantuan pangan pemerintah,” kata Amran, di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.
Sementara itu di tingkat wilayah, Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten mencatat penguasaan stok beras mencapai 234 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menopang kebutuhan masyarakat di kawasan perkotaan dengan tingkat konsumsi yang tinggi.
Pimpinan Kanwil DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib menyatakan bahwa pengelolaan stok merupakan bentuk komitmen institusi dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang memadai. “Kami terus berkomitmen untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dalam kondisi cukup, aman, dan dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan stok. Menurutnya, dukungan dari petani, TNI, Polri, serta pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penguatan cadangan pangan nasional.
Dengan penguasaan stok yang kuat, pihaknya optimistis dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah dinamika pasar. Kondisi tersebut diharapkan mampu meredam potensi gejolak yang dapat mengganggu distribusi dan ketersediaan pangan.
Melalui capaian tersebut, Bulog menegaskan komitmennya dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. “Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kinerja dan memperkuat peran sebagai stabilisator harga dan pasokan pangan nasional,” kata Taufan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....