BKN Bantah Isu Jalur Khusus dan Konversi PPPK dalam Rekrutmen ASN
- 22 Apr 2026 11:13 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan berbagai informasi terkait rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beredar di masyarakat saat ini banyak yang tidak benar atau hoaks, termasuk isu jalur khusus dan konversi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi CPNS.
Plt. Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Mohammad Ridwan, meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial maupun grup percakapan.
“Single source of truth of information itu hanya di Kemenpan RB dan BKN untuk urusan apakah ada seleksi ASN tahun ini atau tidak,” ujar Ridwan dalam acara BKN Menyapa ASN Seri 26 yang disiarkan melalui YouTube BKN, Kamis, 16 April 2026.
Ia menegaskan, informasi terkait rekrutmen ASN tidak berasal dari platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, maupun grup WhatsApp yang tidak memiliki otoritas resmi.
Ridwan juga secara tegas membantah isu konversi PPPK menjadi CPNS, termasuk yang sempat dikaitkan dengan Kementerian Kesehatan.
“Sama sekali belum ada pembicaraan di BKN dan di Kemenpan RB tentang konversi ASN PPPK di Kementerian Kesehatan menjadi CPNS. No. Belum ada. Sama sekali belum,” tegasnya.
Menurut dia, apabila terdapat wacana atau usulan di internal kementerian, hal tersebut belum tentu sesuai dengan regulasi dan belum masuk dalam pembahasan resmi di BKN.
Lebih lanjut, Ridwan menegaskan sistem rekrutmen ASN saat ini dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel.
“Saya ingin sampaikan sekali lagi bahwa itu tidak ada dan tidak boleh seleksi ASN itu sifatnya hanya tertutup,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses seleksi ASN dapat diakses publik dan tidak ada yang ditutup-tutupi oleh pemerintah.
“Tidak ada yang ditutup-tutupi,” kata Ridwan.
Menurutnya, pemerintah juga telah menyelesaikan kebijakan terkait penataan tenaga honorer sesuai amanat regulasi, sehingga ke depan rekrutmen ASN akan sepenuhnya mengedepankan sistem seleksi terbuka yang kompetitif, termasuk bagi lulusan baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....