Swasembada Pangan, Bulog Tegaskan Tak akan Impor Beras

  • 29 Jan 2026 13:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pemerintah tidak akan melakukan impor beras sepanjang kondisi swasembada pangan terjaga. Ia mengatakan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan khususnya beras, pada tahun 2025.

“Program swasembada pangan tersebut akan terus dilanjutkan pada 2026, dengan target penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 4 juta ton,” kata Rizal, di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Lebih lanjut Rizal Menjelaskan adapun target penyerapan CBP untuk 2026 meningkat, dari semula 3 juta ton pada 2025. Selain beras, Bulog juga mendapatkan penugasan untuk menyerap komoditas pangan utama lainnya.

“Untuk jagung, pemerintah menargetkan penyerapan sebesar 1 juta ton pada tahun 2026. Sementara itu, untuk komoditas kedelai, Bulog ditargetkan mampu menyerap sebanyak 70 ribu ton,” katanya.

Rizal juga menyampaikan adanya rencana strategis terkait peran Indonesia di kancah global. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Bulog untuk menyiapkan stok beras khusus yang diperuntukkan bagi bantuan internasional.

Rencananya, sebanyak 1 juta ton beras akan disiapkan untuk diekspor ke negara-negara tetangga. Prioritas ekspor ini akan ditujukan bagi negara-negara di kawasan ASEAN maupun negara lain yang sedang membutuhkan bantuan pangan.

"Kemarin kami diberitakan oleh Pak Presiden dan Kementerian Pertanian agar menyiapkan stok beras kita satu juta ton untuk diekspor. Diekspor ke negara-negara tetangga, yaitu di sekitar ASEAN maupun negara-negara yang sedang membutuhkan beras, contoh di daerah konflik dan lain sebagainya," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....