Chef Fredi Susanto : Dari Dapur Sederhana Ke Pangung Internasional
- 11 Jun 2026 01:38 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Berawal dari keinginan sederhana untuk bisa menikmati makanan enak dan memperbaiki taraf hidup
- Jangan lupa sholat, tetap jadi orang baik
RRI.CO.ID, Jakarta - Berawal dari keinginan sederhana untuk bisa menikmati makanan enak dan memperbaiki taraf hidup, Fredi Susanto kini dikenal sebagai sosok yang berkiprah di dunia kuliner Indonesia. Pria kelahiran Padang, tahun 1988 dan saat ini bekerja di salah satu Hotel terkenal di Lombok Nusa Tengara Timur. Putra dari Zufri yang berprofesi sebagai sopir dan Yusmanizar sebagai ibu rumah tangga tersebut tumbuh dalam keluarga sederhana yang selalu menanamkan nilai kerja keras dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Lulusan SMA Negeri 6 Padang ini mulai menekuni dunia kuliner pada tahun 2008. Ketertarikannya menjadi chef muncul dari pengalaman hidup yang sederhana. Ia mengaku ingin dapat menikmati makanan yang diinginkan sekaligus memperoleh kehidupan yang lebih baik melalui profesi yang dicintainya. Sejak saat itu, Fredi memilih untuk fokus sepenuhnya pada bidang kuliner dan terus mengembangkan kemampuan serta pengetahuannya.

Baca Juga : Dari Ranah Minang ke Jepang, Chef Joko Priono Menjaga Warisan Kuliner Nusantara
Baca Juga : M. Husen, Pemuda Inspiratif Penggerak Ekowisata dan Pendidikan di Ranah Minang
Dedikasinya di dunia kuliner membuahkan berbagai prestasi. Fredi dipercaya menjadi Duta Tuna Indonesia serta menjabat sebagai Pengurus Umum Himpunan Chef Indonesia Ranting Luar Negeri. Berbagai pengalaman tersebut semakin memperkuat komitmennya untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Fredi menyampaikan perkembangan kuliner Indonesia luar biasa, disampaikan saat acara Apresiasi Budaya Minangkabau, Lamak Di danga di RRI Pro 4 Jakarta, melalui sambungan telp, Rabu, 10 Juni 2026.
"Perkembangan kuliner Indonesia saat ini menurut saya menunjukkan kemajuan yang sangat positif. Peran media sosial, para chef, food blogger, serta meningkatnya minat wisatawan mancanegara menjadi faktor penting dalam memperkenalkan ragam kuliner Nusantara. Namun, khusus untuk masakan Minang, menurut saya bahwa cita rasa asli harus tetap dipertahankan", Ujar Fredi. Baginya, masakan Minang memiliki identitas yang kuat dan tidak perlu diubah mengikuti tren kuliner modern.

Di balik perjalanan kariernya, Fredi mengaku selalu mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Salah satu nasihat yang paling diingat hingga kini adalah, “Jangan lupa sholat, tetap jadi orang baik. Kalau sudah tidak ada orang baik, jadilah orang baik.” Ke depan, ia berharap dapat terus berkontribusi dalam memajukan kuliner Indonesia. Kepada generasi muda Minang dan anak muda Indonesia pada umumnya, Fredi berpesan agar tidak pernah merasa malu untuk memulai sesuatu. Menurutnya, kesuksesan hanya bisa diraih melalui fokus, ketekunan, dan kecintaan terhadap setiap proses yang dijalani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....