Begini Cara Menjaga Kebersihan Tangan yang Tepat di Rumah Sakit
- 26 Agt 2026 14:55 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta — Menjaga kebersihan tangan menjadi salah satu hal penting selama berada di rumah sakit, baik bagi pasien maupun pengunjung. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap bahwa mencuci tangan hanya perlu dilakukan saat tangan terlihat kotor. Padahal, tangan yang terlihat bersih belum tentu terbebas dari kuman.
Dilansir dari website Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pada 26 Agustus 2026, ada dua cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan tangan. Pertama ialah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Kemudian kedua, memakai handrub berbasis alkohol. Penggunaan keduanya dapat disesuaikan dengan kondisi tangan.
Jika tangan terlihat kotor, terdapat sisa makanan, atau ada kotoran yang menempel, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir menjadi pilihan yang tepat. Basuh tangan terlebih dahulu menggunakan air, kemudian beri sabun dan gosok pada seluruh permukaannya. Bagian yang perlu diperhatikan meliputi sela-sela jari, punggung tangan, ibu jari, ujung jari, hingga kuku. Setelah itu, bilas tangan menggunakan air mengalir dan dikeringkan dengan sarana pengering yang tersedia.
Sementara itu, handrub berbasis alkohol dapat digunakan ketika tangan tidak terlihat kotor serta fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air tidak tersedia. Penggunaannya cukup dengan menuangkan handrub secukupnya ke telapak tangan, kemudian gosok ke seluruh permukaan tangan hingga terasa kering.
Saat membersihkan tangan, sering kali bagian tertentu masih terlewat, seperti ibu jari, sela-sela jari, punggung jari, dan ujung jari. Oleh karena itu, ketika membersihkan tangan pastikan seluruh permukaan tangan dibersihkan secara menyeluruh, termasuk bagian yang kerap luput dari perhatian.
Bagi pasien dan pengunjung rumah sakit, menjaga kebersihan tangan merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri sekaligus orang lain. Dengan membiasakan membersihkan tangan pada waktu yang tepat dan menggunakan metode yang sesuai, langkah sederhana ini dapat membantu mencegah penyebaran infeksi di lingkungan pelayanan kesehatan.
(Syahrani Alyssia Tunggadewi - Universitas Negeri Jakarta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....