Studi Prudential : Tunda Pengobatan Penderita Kanker Terdeteksi di Stadium Lanjut
- 26 Mei 2026 15:33 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, kanker payudara merupakan kanker dengan kasus baru tertinggi pada perempuan di Indonesia, yaitu sekitar 66 ribu kasus atau lebih dari 30% dari total kasus kanker pada perempuan. Selain itu berdasarkan temuan survei berjudul ‘Studi Prudential - Suara Pasien Indonesia’ yang dilakukan bekerja sama dengan Economist Impact, di mana 9 dari 10 responden mengaku menunda perawatan, dan hampir setengahnya menyatakan mereka berulang kali menunda pengobatan. Hal ini menyebabkan banyak pasien kanker baru terdeteksi di stadium lanjut.
Untuk itu, peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini menjadi momentum Prudential untuk bersama-sama membangkitkan kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya deteksi dini serta perlindungan sejak awal terhadap kanker payudara. Hal itu ditandai dengan menghadirkan solusi perlindungan kanker payudara komprehensif untuk perempuan Indonesia, PruLady.
Vikas Sinha, Vice President Director Prudential Indonesia mengatakan, layanan ini merupakan inovasi yang lahir dari kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat, khususnya para perempuan di Indonesia terhadap kondisi kesehatannya.
"Ini menjadi solusi perlindungan komprehensif yang mencakup deteksi dini hingga pengobatan, sekaligus penguatan upaya promotif dan preventif sehingga perempuan di Indonesia dapat terus menjalani hari mereka dan menjadi versi terhebatnya," ujar Vinka dalam keterangan resminya, Selasa, 26 Mei 2026.
Pada kesempatan yang sama, Andien Aisyah, Singer, Women and Wellness Advocate, menceritakan pengalamannya sebagai penyintas kanker payudara, saat berusia 16 tahun yang diliputi perasaan bingung, ditengah informasi tentang kanker payudara saat itu belum sebanyak sekarang. Dari pengalaman tersebut, muncul kesadaran bahwa risiko kanker payudara bisa datang lebih cepat, sehingga deteksi dini dan perlindungan kesehatan menjadi sangat penting, sebagai upaya #JadiVersiTerhebatmu.
"Karena masih dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional, saya berharap ini bisa menjadi momen bagi kita semua untuk bangkit bersama, saling mendukung dan mengingatkan satu sama lain akan pentingnya upaya preventif agar lebih banyak lagi perempuan di Indonesia yang semakin berdaya dan menjadi versi terhebatnya. Memiliki perlindungan seperti PRULady dari Prudential Indonesia bukan hanya bentuk antisipasi, tetapi juga bentuk kepedulian dan sayang pada diri sendiri,” katanya.
Layanan ini juga hadir untuk memperkuat upaya promotif dan preventif, termasuk mendorong deteksi dini melalui fiturnya, yaitu berupa keringanan biaya Premi hingga 5% apabila pada saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukannya adanya gejala kanker payudara. Inisiatif ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan sekaligus menekan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia sejalan dengan Rencana Kanker Nasional 2024-2034 yang menempatkan upaya preventif dan deteksi dini sebagai fokus utama dan kanker payudara sebagai salah satu prioritas utama.
dr. Arif Winata, Sp.B (K) Onk, Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi, RS EMC Grha Kedoya, menyampaikan bahwa kesadaran untuk melakukan deteksi dini kanker payudara sangat penting karena berdasarkan American Cancer Society, peluang sembuh dan tingkat kelangsungan hidup akan jauh lebih tinggi sampai 99% apabila kanker ditemukan saat masih berupa benjolan kecil dan belum memasuki stadium lanjut. Sebaliknya, jika terlambat terdeteksi dan sudah masuk stadium lanjut, penanganan menjadi lebih kompleks, proses pengobatan lebih panjang, dan biaya yang dibutuhkan juga jauh lebih besar.
"Kita perlu memahami, bahwa biaya pengobatan kanker tidak kecil, sehingga langkah promotif, preventif, dan deteksi sejak dini menjadi kunci utama. Karena itu, kami mengapresiasi inovasi Prudential Indonesia melalui PRULady yang mendukung perempuan Indonesia untuk lebih siap menghadapi risiko kanker payudara sejak dini," ucapnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara 2025-2034 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berfokus pada deteksi dini dan jaminan pengobatan tuntas. Melalui layanan ini, Prudential Indonesia memperkuat komitmennya untuk hadir di setiap tahap kehidupan nasabah.
“Kami percaya bahwa perlindungan bukan hanya tentang kesiapan menghadapi risiko, tetapi juga tentang memberdayakan perempuan untuk lebih peduli pada kesehatan diri dan berani mengambil langkah preventif sejak dini termasuk memiliki proteksi keuangan. Melalui PRULady, kami ingin menjadi mitra bagi perempuan Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi masa depan,” ujar Vikas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....