Tak Lagi Soal Penampilan, Obesitas Kini Jadi Pemicu Penyakit Kronis

  • 20 Mei 2026 22:54 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Meningkatnya kasus obesitas di Indonesia kini menjadi perhatian serius di dunia kesehatan. Kondisi kelebihan berat badan tidak lagi sekadar persoalan penampilan, melainkan dapat menjadi pemicu berbagai penyakit kronis yang membahayakan tubuh.

Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Digestif Konsultan dari RS Premier Bintaro dr. Errawan Wiradisuria mengatakan obesitas memiliki kaitan erat dengan munculnya sejumlah penyakit penyerta atau komorbid yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien.

Menurutnya, penderita obesitas kerap mengalami tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan tidur akibat dengkuran berat, nyeri pada lutut, hingga gangguan hormonal, khususnya pada perempuan. Kondisi tersebut muncul akibat penumpukan lemak berlebih yang memengaruhi kerja organ tubuh.

“Obesitas bukan hanya masalah berat badan, tetapi juga berhubungan dengan banyak penyakit penyerta yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujar dr. Errawan, pada kegiatan media gathering dengan tema "Bedah Bariatrik untuk Obesitas", di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Errawan menjelaskan, penanganan obesitas harus dilakukan secara bertahap. Langkah awal yang dianjurkan adalah menerapkan pola makan sehat, meningkatkan aktivitas fisik, dan menjalani terapi medis bila diperlukan. Namun, pada kondisi tertentu ketika upaya tersebut tidak memberikan hasil optimal, tindakan operasi bariatrik atau bedah metabolik dapat menjadi pilihan.

Menurutnya, operasi bariatrik dilakukan dengan cara memperkecil kapasitas lambung atau mengurangi penyerapan makanan sehingga membantu pasien menurunkan berat badan secara signifikan. Selain membantu mengontrol berat badan, prosedur ini juga dinilai mampu memperbaiki kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.

“Tujuan utama tindakan ini bukan semata-mata membuat tubuh lebih kurus, tetapi membantu pasien hidup lebih sehat dan menekan risiko komplikasi penyakit akibat obesitas,” katanya.

Meski demikian, dr. Errawan menegaskan keberhasilan operasi bariatrik tetap bergantung pada kedisiplinan pasien dalam mengubah gaya hidup. Pasien harus membiasakan makan dengan porsi kecil, menjaga keseimbangan nutrisi, rutin berolahraga, serta meninggalkan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.

Meningkatnya angka obesitas di tengah masyarakat dinilai menjadi sinyal penting agar masyarakat mulai lebih peduli terhadap pola hidup sehat. Penanganan sejak dini dinilai dapat mencegah komplikasi serius sekaligus meningkatkan kualitas hidup dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....