Pemprov DKI Harus Tingkatkan Kewaspadaan Penyebaran Hantavirus
- 11 Mei 2026 20:26 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Penyebaran virus Andes Hantavirus, yang berawal di kapal pesiar MV Hondius, telah membuat beberapa negara waspada. Terkini, Singapura dilaporkan telah mengisolasi 2 orang warganya, yang pernah ikut berlayar dalam kapal tersebut.
Tidak lama berselang, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) mengungkapkan, terdapat 2 kasus suspek Hantavirus. Yang masing-masing berada di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan Yogyakarta.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana, meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, khususnya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta, meningkatkan kewaspadaannya.
“Ini bukan penyakit main-main. Sejak terjadi pertama kali di atas kapal pesiar MV Hondius, virusnya sudah menyebar. Dan kini, Singapura, negara tetangga kita telah mengisolasi 2 orang warganya, yang diduga mengidap virus itu,” ujar Justin dalam keterangan tertulis, Senin, 11 Mei 2026.
“Bahkan, Kemenkes belum lama ini juga melaporkan, ada 2 warga negara kita, satu di Jakarta dan satu lagi di Jogja, telah menjadi suspek pasien dari virus Hantavirus. Jadi, Pemprov DKI harus meningkatkan kewaspadaannya. Jangan sampai ini lolos dan mewabah di Jakarta nantinya,” tambahnya.
Justin juga mengingatkan, Hantavirus berpotensi mematikan pasiennya. Dari 8 kasus Hantavirus yang dikaitkan dengan penyebaran di MV Hondius, 3 di antaranya telah meninggal dunia.
“Virus ini juga mematikan. Memang, hingga saat ini persebarannya masih terbatas, dan kami harap akan tetap seperti itu. Tetapi, sudah ada 3 orang yang meninggal dunia karena terjangkit oleh virus tersebut. Sehingga, kita perlu serius dalam menghadapinya,” katanya.
“Perlu dilakukan langkah-langkah preventif. Kita mengetahui bahwa salah satu pasien terduga Hantavirus di Indonesia, berada di DKI Jakarta. Maka ini perlu diawasi. Harus diketahui sang pasien sudah pergi ke mana saja sebelumnya, dan berinteraksi dengan siapa saja,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....