Hindari Makanan Ini untuk Bantu Kurangi Gejala Autisme
- 01 Apr 2026 21:12 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Gangguan spektrum autisme (ASD) merupakan gangguan perkembangan otak yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Selain terapi perilaku, beberapa pantangan makanan tertentu juga dapat membantu mengurangi gejala serta meningkatkan kondisi penderita autisme.
Dilansir dari laman resmi hellosehat.com pada Rabu, 01 April 2026, penderita autisme sering kali memiliki alergi atau sensitivitas terhadap jenis makanan yang mengandung gluten dan kasein. Kedua zat ini dapat picu perubahan perilaku karena tubuh mereka akan mengalami perubahan perilaku secara berbeda.
Gluten merupakan protein yang terdapat dalam biji-bijian, seperti gandum dan jelai (sejenis padi). Adapun jagung, meski bukan sumber gluten utama, namun ia dapat memicu peradangan karena kandungan asam lemak omega-6 yang tinggi.
Sementara kasein terdapat pada makanan yang mengandung laktosa, seperti produk susu dan olahannya. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D maka perlu mencari alternatif makanan lain seperti sayuran hijau dan ikan laut.
Produk dengan bahan dasar kacang kedelai juga berisiko memicu kejang pada sebagian penderita autisme. Kedelai dapat ditemukan dalam kecap, minyak kedelai, tahu, tempe, edamame, dan susu kedelai.
Penderita autisme memiliki sensitivitas terhadap gula serta pewarna, hal ini menyebabkan lonjakan energi dan hipersensitivitas. Oleh karena itu, perlu mengurangi keduanya untuk membantu meningkatkan keseimbangan kognitif dan perilaku.
MSG atau penyedap rasa yang sering kali digunakan dalam makanan olahan juga berpotensi picu reaksi negatif pada penderita autisme. Mengurangi MSG membantu menjaga keseimbangan nutrisi dan meminimalkan gejala autisme.
(Susanti Ramadhan – Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....