IDAI Tekankan Pentingnya Aktivitas Fisik dan Interaksi Langsung Bagi Anak

  • 28 Mar 2026 22:35 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan pentingnya aktivitas fisik dan interaksi langsung bagi anak di tengah penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

Menurut Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, pembatasan penggunaan media sosial pada anak perlu diimbangi dengan aktivitas, guna mendukung tumbuh kembang yang optimal.

“Periode ini adalah masa emas pertumbuhan otak yang membutuhkan interaksi dua arah dan stimulasi sensorik nyata, yang tidak bisa digantikan oleh layar. Anak-anak yang lebih besar pun kini mengalami berbagai gangguan akibat paparan gawai dan media sosial yang berlebihan,” ujar Piprim, dikutip dari Antara, pada Sabtu 28 Maret 2026.

Menurutnya, paparan gawai dan media sosial yang berlebihan akan berdampak pada kesehatan fisik dan perkembangan psikologis anak. Untuk itu Ia menyarankan agar anak usia dini tidak dibuarkan terpapar gawai. Ia menyebut, usai di bawah dua tahun merupakan periode krusial bagi perkembangan otak anak.

Sementara itu, Ketua Unit Kerja Koordinasi Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, Fitri Hartanto, menambahkan bahwa pembatasan akses media sosial perlu diiringi dengan peran aktif orang tua. Ia menekankan pentingnya pendampingan orang tua terhadap anak, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas non-digital.

“Pembatasan usia itu penting, tetapi pendampingan tetap penting. Ini bukan tentang mengganti peran orang tua dengan aturan, tetapi bagaimana aturan ini menjadi fondasi yang memungkinkan orang tua untuk menjalankan perannya dengan lebih baik,” kata Fitri.

Adapun kebijakan PP Tunas mulai diterapkan pada 28 Maret 2026 dengan penonaktifan akun anak di bawah 16 tahun pada sejumlah platform digital. Seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....