Tips Praktis Hadapi Musim Panas Panjang

  • 05 Mar 2026 08:43 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa mulai April Indonesia memasuki musim kemarau dengan durasi yang diperkirakan lebih panjang tahun ini. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan suhu udara, memperbesar risiko kekeringan, serta memicu berbagai potensi bahaya lingkungan.

Baca Juga: BMKG: Kemarau Panjang 2026 Dimulai April

Untuk menjaga kesehatan, masyarakat disarankan mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih secara rutin. Hindari aktivitas berat pada siang hari saat suhu berada di puncaknya. Gunakan pakaian ringan dan berwarna terang agar tubuh tidak menyerap panas berlebih. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung air untuk membantu mencegah dehidrasi.

Selain aspek kesehatan, musim kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran, termasuk akibat korsleting listrik. Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan tidak menggunakan kabel bertumpuk atau stop kontak berlebihan. Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan untuk mengurangi potensi panas berlebih pada jaringan listrik. Hindari membakar sampah sembarangan, terutama di lahan kering yang mudah tersulut api.

Periksa juga sumber api seperti kompor dan pastikan tidak ada kebocoran gas. Sediakan alat pemadam api ringan (APAR) atau setidaknya ember berisi air atau pasir sebagai langkah antisipasi awal.

Dengan kewaspadaan terhadap kesehatan dan keselamatan lingkungan, dampak kemarau panjang dapat ditekan. Disiplin dan kesadaran kolektif menjadi kunci agar musim kering tidak berkembang menjadi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....