Tingkatkan Kualitas Mahasiswa, Untar Teken MoU dengan Periklindo
- 19 Mar 2024 16:27 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Univeristas Tarumanagara (Untar) menandatangi perjanjian kerjasama dengan Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) dalam pengembangan kendaraan listrik. Penandatanganan MoU berlangsung di Auditorium Gedung M lantai 8 Kampus I, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Selasa ( 19/03/2024).
Rektor Untar Prof. Agustinus Purna Irawan mengatakan, dengan kolaborasi ini akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar lebih banyak, tidak hanya di kampus tapi juga dengan jaringan yang ada di Periklindo.
“Kesempatan itu bisa dalam bentuk magang, kuliah umum, kuliah tamu, membantu mendesain kurikulum untuk bidang ini sehingga mahasiswa mempunyai kesempatan yang lebih luas. Termasuk berkolaborasi dengan para dosen dan mahasiswa yang melakukan riset di bidang ini,” ujar Rektor usai kuliah Umum dengan tema “Untar Untuk Indonesia: Leadership Mahasiswa menuju SDM Unggul untuk Indonesia Emas 2045” dengan narasumber Bapak Jenderal TNI Dr. H. Moeldoko, S.I.P., M.A., Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia.
Prof. Agustinus menyampaikan, Untar memiliki fakultas tehnik yakni tehnik elektro, tehnik mesin dan tehnik industry. Dengan kerjasama ini, mahasiswa yang sudah terbiasa melakukan riset di bidang otomotif, kini beralih dari otomotif ke listrik.
Sementara itu, Sekjen Periklindo Tenggono Chuandra Phoa menyampaikan, Untar bisa mengirim mahasiswa untuk belajar di setiap di belajar di sejumlah pabrik agar bisa menambah pengetahuan. Di era saat ini, teknologi new energy akan bersanding dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita ada pabrik kendaraan roda dua, roda empat, baterai, dinamo dan lainnya, jadi inilah tempat kalau mahasiswa mau magang atau setelah keluar dari kampus mau tempat kerja. Nah ini tempatnya, bisa juga disalurkan, kita mulai dari Untar,” kata Tenggono.
Rektor Untar Prof Agustinus menambahkan, riset kendaraan listrik yang dilakukan perguruan tinggi cukup banyak. Untuk di implementasikan ke industry, maka pihak industry yang harus menangkap peluang ini sebagai suatu keunggulan dan ini harus di diskusikan lebih mendalam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....