PPM Manajemen dan AAJI Dorong Penguatan Kompetensi SDM Industri Asuransi Jiwa

  • 21 Sep 2026 20:29 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta — Perubahan kebutuhan industri asuransi jiwa menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya memiliki kompetensi relevan saat ini, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan masa depan. Penguatan kompetensi tersebut membutuhkan ekosistem pembelajaran yang mampu menjembatani kebutuhan industri dengan pengembangan kapasitas SDM secara berkelanjutan.

Untuk mendukung pengembangan SDM sekaligus memperkuat learning ecosystem di industri asuransi jiwa Indonesia, PPM Manajemen bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) membangun kolaborasi strategis pada periode 2024–2025. Kolaborasi tersebut diarahkan pada pengembangan Industry University AAJI yang selanjutnya menjadi Centre of Excellence dalam pengembangan SDM industri asuransi jiwa.

Melalui pendekatan tersebut, AAJI didorong untuk memainkan peran sebagai orchestrator dalam ekosistem pembelajaran industri. Peran ini mencakup penguatan future-fit competency, kolaborasi dengan berbagai pihak dalam ekosistem pembelajaran, serta mendorong pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Bagi PPM Manajemen, kolaborasi ini menjadi bagian dari peran sebagai Strategic Learning Partner bagi organisasi dan industri dalam menjawab kebutuhan pengembangan kompetensi yang terus berkembang. Kontribusi PPM Manajemen diarahkan untuk membantu membangun pengalaman pembelajaran yang signifikan dan relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat ekosistem pembelajaran yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Pengembangan kompetensi tidak cukup hanya dilakukan melalui pembelajaran secara individual. Industri membutuhkan ekosistem yang memungkinkan berbagai pemangku kepentingan berkolaborasi untuk memastikan pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan bisnis dan perkembangan industri,” ujar Mirta Amaranti, Project Manager PPM x AAJI mendasari kolaborasi PPM Manajemen dan AAJI dalam pengembangan Centre of Excellence tersebut, Senin, 21 September 2026.

Kolaborasi ini juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap penguatan future-fit competency SDM industri asuransi jiwa, terciptanya pengalaman pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, serta semakin kuatnya kolaborasi antar aktor dalam ekosistem pembelajaran.

Komitmen tersebut kembali mendapat momentum pada Press Conference Semester I AAJI 2026 yang berlangsung pada Agustus lalu di Auditorium Grha AAJI, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, AAJI memberikan sertifikat kerja sama kepada PPM Manajemen sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah berlangsung dalam pengembangan kompetensi dan learning ecosystem industri asuransi jiwa Indonesia.

Sertifikat kerja sama diserahkan oleh Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo Karsono, kepada Mirta Amaranti selaku Project Manager kerja sama AAJI dan PPM Manajemen. Penyerahan tersebut sekaligus menjadi penanda telah terwujudnya kolaborasi kedua institusi dalam mendukung pengembangan SDM industri asuransi jiwa.

Kolaborasi PPM Manajemen dan AAJI menunjukkan bahwa pengembangan SDM industri membutuhkan pendekatan yang lebih luas dari sekadar penyediaan program pembelajaran. Penguatan kompetensi future-fit membutuhkan learning ecosystem yang mampu mempertemukan kebutuhan industri, pengetahuan, pengalaman, dan kolaborasi berbagai pihak secara berkelanjutan.

Bagi PPM Manajemen, pendekatan tersebut sejalan dengan peran strategisnya dalam menghadirkan solusi pembelajaran dan pengembangan manajemen yang selaras dengan kebutuhan organisasi dan industri. Melalui kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, PPM Manajemen terus mendorong pembelajaran yang relevan sekaligus memberikan dampak bagi penguatan kapabilitas SDM Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....