TNI Gelar Kompetisi Rise The Ranger 2
- 31 Jul 2026 17:00 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Kompetisi keamanan siber Rise The Ranger 2 akan dilaksanakan pada Agustus 2026 sebagai upaya memperkuat kedaulatan dan ketahanan ruang digital nasional Indonesia.
- Ajang ini merupakan musim kedua penyelenggaraan yang berfungsi sebagai wadah pengujian keahlian teknis sekaligus pembinaan talenta siber muda di Tanah Air.
RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya memperkuat kedaulatan dan ketahanan ruang digital nasional, terus dipacu oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI), melalui penyiapan sumber daya manusia yang terampil. Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, TNI Gelar Kompetisi Siber Rise The Ranger 2 pada bulan Agustus 2026.
Penyelenggaraan kali ini mengusung tema "Berkolaborasi Menjaga Kedaulatan & Melindungi Bangsa di Ruang Siber". Ajang bergengsi itu disiapkan sebagai wadah pengujian keahlian teknis, sekaligus pembinaan talenta siber muda, yang terbuka bagi peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.
Daya tarik utama dan yang paling istimewa dari ajang itu adalah, diberikannya Golden Ticket menjadi Perwira dan Bintara TNI, melalui jalur penerimaan Prajurit Karier (PK) Khusus Siber Tahun Anggaran 2026. Yakni bagi para peserta dengan kemampuan terbaik.
Kompetisi "Rise The Ranger 2", hadir di tengah tingginya dinamika ancaman siber yang kian kompleks, mulai dari serangan terhadap infrastruktur informasi vital, kejahatan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), hingga ancaman kebocoran data strategis. Pada Rise The Ranger 2 kali ini, ada 3 bentuk kegiatan yang dilombakan, untuk menguji ketangguhan peserta, yaitu Digital Forensic, Attack Defense dan Incident Response.
Ketiga materi lomba itu dirancang secara komprehensif. Tidak sekadar berfokus pada adu ketangkasan memecahkan teka-teki keamanan (Capture The Flag/CTF), tetapi juga mensimulasikan skenario pertahanan ruang siber dalam skala nyata. Melalui penyelenggaraan itu, TNI hadir secara proaktif, untuk menjembatani kesenjangan (gap) antara teori akademis, dengan kebutuhan nyata pertahanan negara serta industri.
Melalui inisiatif strategis itu, TNI berharap akan muncul regenerasi praktisi keamanan siber, yang tidak hanya unggul dari segi teknis, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, serta integritas moral yang tinggi. Lebih jauh, kompetisi itu menjadi sarana kolaborasi interaktif antar-stakeholder siber. Mulai dari akademisi, komunitas praktisi, hingga elemen pemerintah, guna membangun ekosistem keamanan digital yang solid, dan berkelanjutan di Indonesia.
Rangkaian kualifikasi atau Online Phase akan digelar pada 13–14 Agustus 2026, disusul dengan partai puncak atau Offline Phase pada 22–23 Agustus 2026. Bagi calon peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum, masa pendaftaran telah dibuka, dan akan ditutup pada 11 Agustus 2026. Pendaftaran tim serta informasi lebih lanjut, dapat diakses langsung melalui website resmi di risetheranger.satsiber-tni.mil.id.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....