Guru Sumbar Siap Hadapi Era AI
- 03 Mei 2026 05:18 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Semangat pembaruan pendidikan kembali menguat di Sumatera Barat. Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Seminar Internasional Guru dalam rangka International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4.
Forum ini diproyeksikan menjadi ruang bertemunya gagasan global untuk menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI).
Seminar bertema “Peluang dan Tantangan Guru di Era Artificial Intelligence” dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni 2026 di Student Centre Kampus 2 UIN Sjech M. Djamil Djambek, Bukittinggi.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kapasitas guru agar tetap relevan di tengah transformasi digital yang kian cepat.
Ketua IMLF-4, Sastri Bakry, menegaskan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pendidik.
"Kecanggihan AI perlu diimbangi dengan pemahaman kritis agar proses pembelajaran tetap berlandaskan nilai pedagogis, karakter, dan kemanusiaan. Karena itu, forum internasional menjadi penting untuk merumuskan langkah bersama lintas negara," ucapnya melalui keterangan tertulis, Minggu, 3 Mei 2026.
Dukungan konkret datang dari Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi, yang menilai kehadiran pembicara internasional akan membuka cakrawala baru bagi para guru. Ia mendorong tenaga pendidik untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana peningkatan kompetensi dan wawasan global.
Hal senada juga disampaikan Kakanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, yang menyebut seminar ini sebagai peluang emas bagi guru madrasah.
Kegiatan ini akan menghadirkan sejumlah pembicara dari dalam dan luar negeri. Di antaranya Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen RI Hafidz Muksin dan Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis sebagai keynote speaker.
Selain itu, narasumber dari Australia, Iran, Palestina, Belanda, dan Inggris turut berbagi perspektif tentang integrasi AI dalam pendidikan.
Beragam isu strategis akan dibahas, mulai dari etika penggunaan AI, kolaborasi antara guru dan teknologi, hingga ketahanan mental pendidik di era digital. Diskusi ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan di ruang-ruang kelas, sekaligus memperkuat peran guru sebagai agen perubahan.
Seminar ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari guru PAUD hingga SMA/SMK, dosen, kepala sekolah, pengawas, mahasiswa, hingga pemerhati pendidikan.
Kehadiran forum ini menjadi bukti bahwa pendidikan terus bergerak, menyesuaikan diri dengan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang membentuk manusia seutuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....