SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI

  • 12 Feb 2026 21:44 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - SEVIMA bekerjasama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek), meluncurkan SEVIMA Edlink Dosen Pro AI. Yakni sistem berbasis kecerdasan buatan, yang dirancang untuk mengangkat beban administratif dosen, sekaligus menjadi akselerator implementasi Kurikulum OBE di level institusi.

Peluncuran itu dilakukan dalam Executive Workshop bertajuk "Lead The Future: Memimpin Orkestrasi Kampus Berdampak dengan Artificial Intelligence (AI), dan Kurikulum Outcome Based Education", di Rumah Perubahan, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. Forum itu menghadirkan Himmatul Aliyah, (Wakil Ketua Komisi X DPR RI), Henri Togar (Kepala LLDIKTI Wilayah III Kemdiktisaintek), Prof. Rhenald Kasali, (Guru Besar Universitas Indonesia dan penggagas Rumah Perubahan), serta para pakar.

Kepala LLDIKTI Wilayah III Kemdiktisaintek, Henri Togar menyatakan, produk hilirisasi yang dikembangkan oleh SEVIMA, menjadi terobosan yang dinantikan oleh ekosistem pendidikan. Kehadiran alat pendukung pembelajaran itu, diharapkan mampu menyederhanakan kompleksitas tugas akademik.

"Produk hilirisasi dari teman-teman SEVIMA ini memang sangat ditunggu, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Ini sangat bermanfaat bagi institusinya, dan terutama untuk dosennya," ujar Henri di Rumah Perubahan, Kamis, 12 Februari 2026.

Menurut Henri, aspek pendampingan teknologi dalam proses pembelajaran, menjadi krusial. Dengan bantuan produk tersebut, dosen dapat lebih fokus pada substansi pengajaran, dan pengembangan ilmu pengetahuan, sementara urusan administratif maupun teknis pembelajaran, terbantu oleh sistem yang terintegrasi.

"Target kami di LLDIKTI Wilayah III adalah, fokus pada peningkatan kualitas perguruan tinggi. Memang sudah banyak yang berkualitas, tetapi masih banyak yang perlu ditingkatkan. Di sinilah produk SEVIMA berperan membantu dosen dan perguruan tinggi," kata Henri.

Di tempat yang sama, CEO dan Founder SEVIMA, Sugianto Halim menyatakan, Edlink Dosen Pro AI merupakan hasil hilirisasi riset. Yang didanai Hibah Riset Prioritas Kemdiktisaintek, melalui skema Ajakan Industri.

Fitur tersebut mampu mengonversi presentasi PowerPoint dan bahan ajar, menjadi video pembelajaran secara otomatis, menyusun draf RPS yang terstruktur sesuai framework OBE. Serta menghasilkan bank soal ujian, yang terpetakan ke taksonomi Bloom, dan selaras dengan CPL.

"Pendekatan OBE memiliki dampak luas pada seluruh proses pendidikan, mulai dari perancangan kurikulum, hingga metode penilaian yang sesuai. Yang tadinya butuh waktu berminggu-minggu di level program studi, kini bisa dalam hitungan menit, tinggal di-review dan disesuaikan oleh dosen," kata Halim.

SEVIMA sendiri memperoleh pendanaan Hilirisasi Riset 2025 untuk lima judul riset, bersama mitra kampus. Diantaranya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Universitas Kristen Petra, dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Dengan ekosistem lebih dari 1.200 perguruan tinggi mitra, hasil riset itu tidak berhenti di publikasi saja, melainkan langsung memiliki jalur distribusi, ke dosen dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Menjadikannya model hilirisasi yang dapat menjadi referensi, bagi ekosistem riset nasional.

Selain Edlink Dosen Pro AI, SEVIMA juga memperkenalkan AI Prediksi Kelulusan Mahasiswa, produk hilirisasi riset kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melalui program yang sama. Fitur itu mampu mengidentifikasi mahasiswa berisiko drop out, berdasarkan pola akademik, sehingga intervensi dini dapat dilakukan sebelum terlambat.

"Standar pendidikan Indonesia dan internasional saat ini, sudah mensyaratkan fokus kepada hasil keluaran, bukan hanya prosesnya. OBE akan memfokuskan kampus, untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa, yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Dan teknologi AI memungkinkan implementasinya dilakukan secara substansial, bukan sekadar formalitas," kata Halim.

Pada kesempatan itu, peserta juga menyaksikan demonstrasi langsung, rangkaian fitur AI SEVIMA, yang mencakup AI Kurikulum OBE, AI Prediksi Kelulusan, AI Computer-Based Test, AI Content Generator, hingga sistem Presensi berbasis AI DeepFace. Yakni ekosistem teknologi yang dirancang, untuk mendampingi perguruan tinggi dari desain kurikulum, hingga evaluasi dan tata kelola.

PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) adalah, perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Pendidikan (EdTech). Sesuai dengan taglinenya yaitu #revolutionizeEducation, SEVIMA sebagai pioner dalam solusi sistem informasi akademik nomor satu di Indonesia, terus berkomitmen menghadirkan solusi inovatif di dunia pendidikan Indonesia.

Dengan menyediakan platform edukasi terintegrasi untuk institusi pendidikan tinggi, SEVIMA Platform kini telah melayani lebih dari 900 perguruan tinggi. Dengan total 3 juta pengguna, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga operator kampus.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....