Legislator DKI Soroti Kinerja Operasional RDF Rorotan
- 16 Sep 2026 17:40 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Kinerja operasional dan keuangan Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara, dalam sorotan Komisi C DPRD DKI Jakarta
- Seharusnya, menghasilkan sekitar 875 ton output per hari. Namun, realisasinya saat ini sekitar 550 ton per hari, dengan output sekitar 192 ton per hari
RRI.CO.ID, Jakarta - Kinerja operasional dan keuangan Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara, dalam sorotan Komisi C DPRD DKI Jakarta. Ketua Komisi C, Dimaz Raditya mengatakan, pihaknya memperhatikan seluruh kinerja RDF. Khususnya dari sisi keuangan.
Hal itu disampaikan Dimaz, usai meninjau fasilitas pengolahan sampah itu, Selasa, 15 September 2026. “Fokus utama kami sebenarnya melihat kinerja keuangannya dari RDF Rorotan,” ujar Dimaz.
Komisi C ingin memastikan input dan output pengelolaan RDF berjalan maksimal. “Tapi tadi datanya ternyata belum bisa disajikan dengan rinci,” kata dia.
Dimaz menilai, kinerja RDF Rorotan belum efektif. Terlihat dari capaian pengolahan sampah dibandingkan dengan target.
Kapasitas input mencapai 2.500 ton sampah per hari. Seharusnya, menghasilkan sekitar 875 ton output per hari. Namun, realisasinya saat ini sekitar 550 ton per hari, dengan output sekitar 192 ton per hari. “Kalau saya bilang sekarang masih belum maksimal,” kata Dimaz.
Karena itu, Komisi C akan membahas dengan pihak terkait. Tujuannya, mengetahui faktor penyebab kinerja RDF Rorotan belum mencapai target. “Makanya kita minta rapat ulang di hari Rabu depan,” ucap politisi Partai Golkar itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....