HUT DKI, William PSI Minta Pemprov Jakarta Fokus Atasi Masalah Prioritas

  • 22 Jun 2026 14:15 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pada hari Senin, 22 Juni 2026, Jakarta merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) nya yang ke-499 tahun. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, sekaligus Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana, menyertakan harapan-harapannya untuk pembangunan Ibu Kota ke depannya.

Terkait dengan masalah-masalah pembangunan yang mendasar, William mendesak Gubernur DKI Jakarta, beserta jajarannya di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, untuk menuntaskan masalah banjir dan kemacetan. “Di momen perayaan HUT ke-499 Jakarta ini, saya harap Mas Pram dapat menyelesaikan beberapa masalah Jakarta yang mendasar. Di antaranya, masalah-masalah banjir dan kemacetan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 22 Juni 2026.

“Banjir dan kemacetan ini, bukannya surut tapi malah menjadi semakin parah di beberapa tempat. Terlebih di wilayah-wilayah yang banyak galiannya, genangan air kian banyak muncul, dan jalanan yang terdampak juga menjadi semakin macet,” tambahnya.

Bukan hanya banjir dan macet saja, William turut menyorot isu penanganan sampah, setelah Jakarta tidak dapat lagi membuang semua jenis sampah, ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang ke depannya. “Pemprov DKI mesti menyiapkan infrastruktur yang memadai, agar masyarakat dapat memilah, dan mengolah sampahnya masing-masing,” katanya.

Selain berbagai isu klasik, William menegaskan, Jakarta menghadapi masalah-masalah mendesak di bidang perekonomian, yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakatnya, dan menuntut solusi-solusi memuaskan. “Seperti di banyak daerah lainnya, Jakarta sedang dilanda oleh masalah perekonomian. Kesempatan kerja menyusut, tapi ongkos kebutuhan hidup terus bertambah dari waktu ke waktu,” katanya.

“Program penciptaan lapangan kerja padat karya, harus berjalan secara optimal dan transparan, dalam menyerap tenaga-tenaga kerja Jakarta. Kebutuhan-kebutuhan dasar warga Jakarta, seperti ketersediaan pangan harus dipastikan memadai. Tapi, kebutuhan-kebutuhan lainnya seperti hunian juga harus bisa dipenuhi, dengan membangun lebih banyak lagi rusun terjangkau,” sambungnya.

Dengan begitu, William berharap Jakarta bisa menjadi kota yang lebih adil, makmur, inklusif, dan maju lagi ke depannya. Di mana, mimpi untuk menjadi ‘Kota Global’ dapat diraih, karena Pemprov DKI Jakarta dan masyarakatnya mampu berinovasi dan berkolaborasi, dalam mencapai tujuan-tujuan bersama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....