Kurangi Subsidi, DPRD DKI Minta Transjakarta Berinovasi

  • 27 Mei 2026 15:37 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi C DPRD DKI Jakarta mendorong PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta), mencari terobosan baru. Tujuannya, menekan beban subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal itu mengemuka dalam rapat kerja Komisi C, bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), di gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi C, Dimaz Raditya mengatakan, masyarakat masih membutuhkan subsidi transportasi publik. Namun, Transjakarta tetap perlu memperkuat inovasi, agar beban APBD tidak terus bertambah. “Dalam postur APBD kita, subsidi itu memang sangat besar sekarang,” ujar Dimaz.

Subsidi Transjakarta saat ini mencapai Rp4,2 triliun. Karena itu, Dimaz meminta jajaran direksi Transjakarta menyusun strategi pendapatan tambahan, tanpa mengurangi manfaat layanan bagi warga.

“Saya memberikan tantangan kepada direktur utama Transjakarta untuk menyampaikan ide atau program yang baik. Untuk mengurangi angka subsidi yang sampai sekarang masih besar,” kata Dimaz.

Ia menilai, perlu kajian opsi kenaikan tarif Transjakarta secara hati-hati. Sebab, kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya stabil.

“Kalau tarif dinaikkan sekarang, saya kira mungkin belum tepat. Hal ini masih perlu dikaji ulang,” kata Dimaz.

Kenaikan tarif bukan keputusan final. Langkah tersebut hanya salah satu opsi untuk mengurangi beban subsidi. “Jadi, bukan hal yang pasti,” ucap Dimaz.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....