Transparansi Jadi Sorotan Pansus CSR DPRD DKI

  • 18 Mei 2026 19:59 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Penyaluran Program CSR (Corporate Social Responsibility) oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi sorotan Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan DPRD DKI Jakarta. Hal itu diungkapkan Ketua Pansus CSR DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi, usai rapat bersama sejumlah BUMD DKI, yakni PT. MRT Jakarta, PT. Transjakarta, dan PT. LRT Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.

Ia mengungkapkan, rapat tersebut mendalami pelaksanaan Program CSR, selama lima tahun terakhir. Sekaligus membahas rencana Program CSR pada 2026, hingga tiga tahun ke depan.

Dalam rapat itu, beberapa BUMD memaparkan hasil pelaksanaan Program CSR. Pansus juga mencatat sejumlah temuan, untuk perbaikan pelaksanaan program ke depan. “Kita berharap, CSR ini bisa berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Ghozi.

Penyaluran CSR di luar wilayah Jakarta, juga menjadi sorotan Pansus. Yaitu, sekolah inklusif di Bantul, Yogyakarta. Menurut Ghozi, program itu baik. Namun kebutuhan masyarakat Jakarta masih sangat besar.

Sehingga harus menjadi prioritas penyaluran CSR BUMD DKI. “Banyak sekolah inklusif juga di Jakarta,” ucap politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Format pelaporan pelaksanaan CSR oleh BUMD, lanjut Ghozi, relatif membaik. Kendati demikian, Pansus belum menerima data secara rinci dari beberapa kegiatan. Pansus juga ingin memastikan, seluruh Program CSR tidak tumpang tindih, dengan program pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....