Ade Suherman Minta Pemprov DKI Antisipasi Lonjakan Pendatang Baru

  • 27 Mar 2026 22:44 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta dinilai perlu mengantisipasi risiko potensi tambahan pendatang baru, pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Demikian disampaikan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman, di Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.

Menurut dia, pendatang baru setelah Lebaran Idulfitri, diperkirakan mencapai 10-12 ribu jiwa. Kendati demikian, jumlah itu menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pemerintah harus proaktif. Jangan hanya reaktif. Ini pola tahunan yang harus diantisipasi dengan sistem yang matang,” ujar Ade.

Tanpa langkah konkret, lanjutnya, pendatang berpotensi meningkatkan angka kemiskinan, dan menambah beban layanan publik. “Tekanan ekonomi bisa meningkat, dan masyarakat kecil paling terdampak,” kata dia.

Ade menjelaskan, pendataan administratif tidak dapat diandalkan. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga perlu memperkuat akses pekerjaan, dan pelatihan keterampilan.

“Pendatang tidak boleh datang tanpa arah. Harus ada akses kerja dan pelatihan yang jelas,” ucap politisi PKS itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....