Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan dan OMC untuk Padamkan Karhutla
- 27 Agt 2026 07:40 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Menteri Kehutanan Raja Antoni menegaskan hujan adalah metode paling efektif untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
- Pemerintah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang memiliki potensi bibit awan hujan, termasuk di kawasan Berau.
- Tantangan pemadaman kebakaran meningkat selama musim kemarau karena kelangkaan hujan alami, sehingga diperlukan intervensi teknologi modifikasi cuaca.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Antoni, menyatakan hujan menjadi cara paling efektif, untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Karena itu, pemerintah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), di wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan, termasuk Berau.
“Cara yang paling efektif untuk memadamkan itu ya hujan. Kalau ada hujan alam alhamdulillah, tapi karena memang musim kemarau, biasanya tidak ada hujan,” ujar Raja Antoni saat melakukan peninjauan karhutla di Berau,KalimantanTimur, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menhut Raja Antoni mengatakan, OMC di Berau telah memasuki hari ketiga. Menurutnya, Berau menjadi salah satu wilayah, yang masih memiliki bibit awan hujan untuk disemai.
“Berau alhamdulillah masih ada awan hujan yang bisa disemai. Dan kami sudah sepakati, di mana pun di daerah di Indonesia ini yang ada bibit hujannya, kita akan adakan OMC,” kata Menhut.
Ia mengatakan, kondisi El Nino yang disebutnya sangat kuat, menjadi tantangan dalam penanganan Karhutla. Dia membandingkan kondisi itu dengan El Nino 2015, ketika 2,6 juta hektare lahan kawasan dan non-kawasan terbakar.
“Apalagi sekarang masuk El Nino sangat kuat, ini sama dengan 2015. Kalau kita melihat referensinya itu, sebenarnya ini kekuatan El Nino ini sama dengan 2015,” ucapnya.
Dia juga menyatakan, pemerintah telah melakukan OMC sejak Januari, untuk mengantisipasi kekeringan dan potensi kebakaran. Terutama dengan membasahi daerah gambut di sejumlah provinsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....