Menhut Ingatkan Penerima Perhutanan Sosial Jaga Kawasan dari Karhutla
- 26 Agt 2026 20:50 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Kelompok penerima persetujuan Perhutanan Sosial di Berau dan sekitarnya, diminta menjaga kawasan kelola mereka dari kebakaran hutan dan lahan
- Menhut Raja Antoni meminta semua pihak, untuk menjaga hutan dari Karhutla, di tengah El Nino yang sangat kuat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Antoni, mengingatkan kelompok penerima persetujuan Perhutanan Sosial, di Berau dan sekitarnya, untuk menjaga kawasan kelola mereka dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dia menegaskan, pemberian akses kelola juga disertai tanggung jawab menjaga kelestarian kawasan.
“Ini bagian dari kebijakan kita agar hutan lestari, tapi tetap bisa diakses oleh masyarakat sekitarnya. Sekaligus menjadi cara kita mengelola konflik, dan memberikan penanggung jawab yang jelas di kawasan tersebut,” ujar Menhut Raja Antoni di Berau, Kalimantan Timur, Rabu, 26 Agustus 2026.
| Baca juga: Menhut Raja Antoni Serahkan SK Hutan Adat |
Enam sertifikat persetujuan Perhutanan Sosial diterima oleh kelompok masyarakat. Salah satunya LPHD Lobang Beloh dengan luas 4.962 hektare, yang mencakup 85 kepala keluarga (KK).
Kepada kelompok itu, Raja Antoni berpesan agar kawasan dijaga dari kebakaran, dan dimanfaatkan secara produktif. “Mohon dijaga dari kebakaran dan jadikan lahan produktif,” katanya.
Pesan serupa disampaikan kepada LPHD Tebangan Lembak Dulun Batu Mate, di Kutai Timur, yang menerima persetujuan untuk area seluas 4.693 hektare bagi 138 KK. Menhut Raja Antoni bahkan mengingatkan adanya konsekuensi, jika kawasan yang diberikan justru menjadi sumber kebakaran.
“Pesan saya sama, jangan sampai tempat Bapak justru menjadi pusat api. Nanti dengan berat hati SK-nya saya cabut,” ucapnya.
Selain dua kelompok itu, persetujuan Perhutanan Sosial juga diserahkan kepada KTH Pilinjau Lestari Squad, seluas 28 hektare untuk 23 KK, KTH Sungai Alun Lestari di Bulungan, seluas 1.350 hektare untuk 90 KK, LD Mara Satu di Bulungan, seluas 748 hektare untuk 475 KK, serta LD Mara Hilir seluas 152 hektare untuk 212 KK.
Menhut Raja Antoni meminta semua pihak, untuk menjaga hutan dari Karhutla, di tengah El Nino yang sangat kuat. Menhut juga mengingatkan, agar masyarakat tidak melakukan land clearing. Ia mengatakan, hal kecil seperti membuang puntung rokok dapat mengakibatkan timbulnya api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....