Menteri Raja Antoni Dorong Penguatan Kerjasama Kehutanan Indonesia-Jepang

  • 01 Apr 2026 06:46 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Strategi Pertumbuhan Jepang, Minoru Kiuchi, di Jepang, Selasa, 31 Maret 2026. Pertemuan itu dalam rangka memperkuat, hubungan kerja sama kehutanan dan konservasi, antara Indonesia dan Jepang.

Dalam pertemuan itu, Menteri Kiuchi menegaskan, Indonesia merupakan mitra strategis bagi Pemerintah Jepang, khususnya di sektor kehutanan. "Peran Indonesia tidak hanya penting bagi Jepang, tetapi juga memiliki posisi strategis bagi kawasan Asia Pasifik," ujarnya.

Menteri Kiuchi juga menyampaikan apresiasi, atas penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara Indonesia dengan Prefektur Shizuoka, terkait perlindungan dan konservasi satwa liar, khususnya komodo. "Komodo memiliki tingkat popularitas tinggi di Jepang, setara dengan panda, dan diyakini akan menjadi daya tarik besar bagi masyarakat Jepang," kata Kiuchi.

Pemerintah Jepang bahkan berencana, menyelenggarakan upacara penyambutan khusus, saat komodo tiba di Jepang. Selain itu, Menteri Kiuchi menyatakan komitmennya, untuk mendukung percepatan pertukaran satwa dari iZoo Jepang, ke Kebun Binatang Surabaya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan, pertemuan bilateral itu merupakan bagian, dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang. Yang bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Menteri Kehutanan juga mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin lama, antara Indonesia dan Jepang, khususnya melalui berbagai proyek yang didukung oleh JICA. Menhut menekankan pentingnya peningkatan kolaborasi ke depan. "Termasuk melalui percepatan implementasi Joint Crediting Mechanism (JCM), di sektor kehutanan Indonesia, sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim," kata Menhut.

Lebih lanjut, Menhut Raja Antoni menyampaikan komitmen Pemerintah Indonesia, untuk mempercepat proses pengiriman komodo ke Jepang. Yang akan dilakukan setelah penandatanganan kerjasama, antara iZoo dengan Kebun Binatang Surabaya, yang direncanakan berlangsung pada akhir April 2026.

Dalam kesempatan itu, Menhut juga mengusulkan penguatan kerjasama konservasi, melalui skema Sister Park, antara Fuji-Hakone-Izu National Park

dengan taman nasional di Indonesia. "Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, pengelolaan kawasan konservasi, serta meningkatkan standar pengelolaan taman nasional di kedua negara," ucap Raja Antoni.

Pertemuan itu menegaskan komitmen kuat Indonesia dan Jepang, dalam memperluas kerjasama strategis di sektor kehutanan, konservasi keanekaragaman hayati. Serta kontribusi nyata terhadap upaya global, dalam menghadapi perubahan iklim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....