Menhut: Presiden Prabowo telah Selesaikan Konflik di TN Way Kambas

  • 26 Mar 2026 22:51 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, melakukan soft launching pembangunan pembatas (barrier) di Taman Nasional Way Kambas. Pembatas yang dibangun di kepemimpinan Presiden Prabowo itu, menjadi akhir dari konflik antara manusia dan gajah, yang telah terjadi selama 43 tahun.

Dalam soft launching pembatas itu, Menhut didampingi oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XXI Radin Inten Mayjend TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah. Selain melakukan soft launching, Raja Antoni juga melakukan halalbihalal, dengan seluruh camat dan kepala desa di wilayah sekitar Way Kambas.

“Masalah yang dihadapi di Taman Nasional Way Kambas, termasuk yang paling penting, adalah konflik konflik antara gajah dan manusia. Ini sudah berlangsung berapa puluh tahun, ada yang ingat tahun berapa? Tahun 1983, berarti sudah 43 tahun,” ujar Menhut Raja Antoni, di Way Kambas, Lampung, Kamis, 26 Maret 2026.

Menhut Raja Antoni mengatakan, dirinya telah melaporkan kondisi, dan persoalan yang terjadi kepada Presiden Prabowo. Sebelumnya, sejumlah kepala desa dan camat hanya mengusulkan 11 km, untuk pembangunan pembatas, namun Presiden Prabowo mengintruksikan, pembangunan pembatas di sepanjang Way Kambas dengan total 138 Km.

“Berkat laporan dari taman nasional, diperkuat oleh Bu Bupati, diperkuat oleh Pak Gubernur, saya melapor ke Pak Presiden, alhamdulillah hari ini dilakukan soft launching, pembangunan pembatas Taman Nasional Way Kambas, yang kita inginkan dari dulu,” kata Menhut.

Raja Antoni menyebut, pembangunan pembatas di TN Way Kambas ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026. Pembatas itu, diharapkan dapat mengakhiri konflik manusia dan gajah secara permanen, yang sebelumnya menimbulkan kerugian ekonomi, keamanan, keselamatan, bahkan korban jiwa di masyarakat.

“Tidak perlu bertahap sampai beberapa tahun, paling lambat akhir tahun, 4-5 bulan ke depan akan selesai. Paling lambat akhir tahun selesai,” kata Menhut.

Ia mengaku, Presiden Prabowo mengintruksikan langsung kepadanya, untuk membenahi seluruh Taman Nasional di Indonesia. Taman Nasional Way Kambas sendiri menjadi perhatian khusus Presiden, yang nantinya akan dijadikan pilot project untuk Taman Nasional lainnya.

“Pembangunan pembatas ini, bagian dari rencana besar Bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk membenahi Taman Nasional, yang jumlahnya 57 Taman Nasional. Pak Presiden mengintruksikan kepada saya untuk memperbaiki taman nasional kita, dan Way Kambas kita jadikan pilot project, percontohan, karena kecintaan Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap satwa liar, sekaligus terhadap masyarakat Lampung,” ucap Menhut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....