Kemnaker Hapus Batas Tahun Kelulusan, Akses Pelatihan Vokasi 2026 Makin Luas

  • 25 Mar 2026 15:54 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 dengan menghapus batasan tahun kelulusan. Kebijakan ini membuka peluang lebih besar bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, termasuk lulusan lama, untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing kerja.

Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan langkah ini diambil agar pelatihan tidak hanya dinikmati lulusan baru. “Penghapusan batasan tahun kelulusan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk membuka akses pelatihan seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, program ini hanya diperuntukkan bagi lulusan tahun 2023 hingga 2025. Kini, seluruh lulusan tanpa batas tahun memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pelatihan.

Menurut Darmawansyah, masih banyak lulusan lama yang belum sempat mengikuti pelatihan untuk memperkuat bekal kerja. “Ini menjadi peluang bagi lulusan lama untuk kembali meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat lebih siap memasuki maupun bersaing di dunia kerja,” katanya.

Ia menjelaskan, pelatihan vokasi yang diselenggarakan Kemnaker dirancang berbasis kebutuhan dunia usaha dan industri. Dengan konsep link and match, peserta dibekali keterampilan yang relevan dan aplikatif.

Akses pendaftaran juga diperluas melalui berbagai lembaga pelatihan. Selain Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) atau BLK milik Kemnaker, masyarakat juga dapat mendaftar melalui BLK pemerintah daerah.

Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia minimal 17 tahun dengan target 20.000 peserta. Peserta akan mendapatkan fasilitas pelatihan gratis, uang transport, makan siang, serta perlindungan JKK dan JKM melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, peserta juga memperoleh sertifikat pelatihan dari BPVP dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan kuota.

Kemnaker mengimbau masyarakat segera mendaftar melalui platform Skillhub sebelum batas akhir pendaftaran. “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebelum batas waktu yang telah ditentukan,” tutup Darmawansyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....