BPKH Limited Luncurkan 60 Bus untuk Jemaah Haji dan Umrah
- 17 Mar 2025 16:43 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : BPKH Limited, sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan bagi jemaah haji dan umrah, secara resmi meluncurkan 60 unit bus baru, untuk mendukung mobilitas jemaah haji dan umrah di Arab Saudi.
Di mana 35 di antaranya merupakan investasi melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO), dengan perusahaan transportasi Huda Al-Hijaz, dan Kayan Almashaer.
Acara peluncuran berlangsung pada Rabu, 12 Maret 2025, di pool bus Huda Al-Hijaz, yang berlokasi di Jummum, Makkah, Arab Saudi.
Kegiatan ini menandai langkah strategis dalam pengelolaan keuangan haji, melalui investasi langsung dalam ekosistem haji dan umrah, yang dijalankan oleh BPKH melalui BPKH Limited.
Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan haji dan umrah. Dari jajaran BPKH, hadir Anggota Dewan Pengawas BPKH, M. Dawud Arif Khan dan Mulyadi, serta Anggota Badan Pelaksana BPKH, M. Arif Mufraini.
Selain itu, turut hadir Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Direktorat Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Muchlis Muhammad Hanafi, serta Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam.
Dalam sambutannya, Anggota Badan Pelaksana BPKH, M. Arif Mufraini, menyampaikan investasi ini merupakan bagian dari strategi BPKH, untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi, bagi jemaah haji dan umrah.
“Investasi ini bukan hanya menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih modern, tetapi juga menjadi langkah nyata, dalam mendukung efisiensi dan kenyamanan jemaah, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci," ujar Arif dalam keterangan tertulis, Senin (17/3/2025).
"Kami berharap kehadiran bus-bus ini, dapat memberikan manfaat langsung kepada jemaah, serta menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan, yang terus kami upayakan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Direktorat Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Muchlis Muhammad Hanafi, menekankan pentingnya transportasi yang andal, dalam penyelenggaraan haji dan umrah.
“Mobilitas jemaah adalah salah satu aspek paling krusial, dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Dengan hadirnya armada baru ini, kami berharap perjalanan jemaah dapat lebih nyaman dan efisien," katanya.
"Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah, dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah Indonesia, dan memastikan mereka dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ungkapnya.
CEO Kayan Almashaer, Khaled Meshfer Al Hashlan, menyatakan kerja sama ini akan meningkatkan efisiensi, dalam mobilitas jemaah.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan layanan transportasi, yang berkualitas dan profesional. Dengan sinergi ini, kami yakin dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, dan tepat waktu bagi jemaah,” tuturnya.
Chairman of Board of Director Huda Al-Hijaz, Abdulrahman Al-Ghamdi, turut memberikan pandangannya terhadap kerja sama ini.
“Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari inisiatif luar biasa ini. Dengan pengalaman kami di sektor transportasi, kami akan memastikan, bahwa seluruh bus yang dioperasikan, memiliki standar tertinggi dalam hal keamanan dan kenyamanan," ucapnya.
Peluncuran bus ini diharapkan dapat menjadi model investasi yang berkelanjutan, dalam sektor transportasi haji dan umrah, sekaligus mendukung tujuan strategis BPKH, dalam meningkatkan pengelolaan dana haji, dengan manfaat yang nyata bagi jemaah.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen BPKH Limited, dalam menghadirkan solusi inovatif dalam layanan haji dan umrah, memastikan para jemaah mendapatkan pelayanan terbaik, yang sejalan dengan perkembangan teknologi, dan kebutuhan logistik di Tanah Suci.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....