Screening Barang di Asrama seperti Bandara, Jemaah Haji Diimbau Patuhi Ketentuan
- 22 Apr 2026 09:20 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Asrama Haji Pondok Gede Muhammad Ali Zakiyudin menjelaskan pemeriksaan barang bawaan jemaah haji dilakukan di kompleks asrama haji. Jemaah haji diimbau untuk mematuhi ketentuan barang bawaan demi menjaga keamanan dan kenyamanan selama proses keberangkatan.
Kepada wartawan, Ali menjelaskan Gedung Serbaguna 1 di kompleks Asrama Haji Pondok Gede disulap menjadi layaknya layanan keimigrasian. Jemaah haji akan menjalani pemeriksaan akhir barang bawaan.
“Di dalam ruangannya pun sudah tidak boleh ada yang masuk orang lain, karena itu harus steril karena itu adalah seolah-olah wilayah bandara. Jadi begitu masuk bus, nanti akan disegal sama imigrasi sampai ke pesawat langsung,” kata Ali di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa 21 April 2026.
Ali mengingatkan agar jemaah tidak membawa barang-barang yang dilarang seperti benda tajam. Bila ditemukan barang yang tidak sesuai, petugas akan menyitanya.
“Yang sering ditemui itu gunting kuku, itu tidak boleh dibawa, kemudian stapler. Kadang juga ada jemaah haji mengikat makanan atau apa dengan plastik kemudian di-stapler yang terlalu besar, juga akan ter-screening,” ujar Ali.
Selain itu, Ali juga mengimbau jemaah untuk menjaga barang bawaan pribadi, terutama dokumen resmi seperti kartu Nusuk dan gelang identitas. Kelengkapan dokumen diperlukan untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan hingga tiba di Arab Saudi.
“Ya itu jadi salah satu imbauan, dokumen itu nanti disatukan dalam satu dokumen, nanti dikumpulkan di jemaah, jadi tidak tercampur dengan yang lain dan nanti kan dokumen itu akan dibawa oleh Ketua Regu-Ketua Rombongannya,” ucap Ali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....