Dua Bocah Perempuan Diduga Diculik saat Hendak Les di Kalideres
- 01 Okt 2026 14:28 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dua bocah perempuan kakak beradik diduga diculik saat hendak pergi les di kawasan Menceng, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu, 30 September 2026 sore. Kedua bocah tersebut masing-masing berinisial ZI (10) dan adiknya, CI (8).
Keduanya ditemukan di lokasi berbeda sekitar kawasan Jalan Gombol Paya, arah menuju Bandara Soekarno-Hatta. Namun, setelah ditemukan, keluarga mendapati kalung emas yang dikenakan kedua bocah tersebut sudah tidak ada.
Paman korban, Melki, menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, ZI dan CI hendak pergi ke tempat les yang berjarak sekitar 100 hingga 200 meter dari rumah mereka di kawasan Pelopor, Menceng.
“Biasanya kan naik sepeda berdua. Enggak tahunya, sepedanya itu ditaruh di depan rumah. Anaknya sudah enggak ada saat dicek. Sepertinya diambil sama orang itu (pelaku) di depan rumah,” ujar Melki saat dihubungi, Kamis, 1 Oktober 2026.
Keluarga kemudian mencari keduanya ke tempat les dan rumah saudara yang biasa menjadi lokasi belajar. Namun, ZI dan CI tidak ditemukan.
Pencarian selanjutnya dilakukan bersama warga dengan menyebarkan informasi melalui grup WhatsApp RT. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah warga mendapat informasi mengenai keberadaan kedua bocah di sekitar Jalan Gombol Paya.
Keduanya ditemukan sekitar pukul 17.00 hingga 17.30 WIB, tetapi berada di lokasi yang berbeda. Adik korban disebut diturunkan di satu lokasi, sedangkan kakaknya ditemukan di lokasi lain yang masih berada di kawasan tersebut.
“Jadi RT saling berkoordinasi mencari. Ketemunya itu dari informasi di grup RT dan di Instagram (IG),” kata Melki.
Setelah kedua korban ditemukan dan dikembalikan kepada keluarga, Melki mengungkap adanya dugaan tindak kejahatan lain. Ia mengatakan kalung emas yang sebelumnya dikenakan kedua bocah tersebut hilang.
Menurutnya, kedua kalung tersebut masing-masing memiliki berat sekitar lima gram. Melki menduga perhiasan itu diambil oleh seorang perempuan yang membawa kedua bocah tersebut.
“Kalungnya itu dijambret dulu, dilepas dulu sama ibu-ibu itu,” ungkapnya.
Melki mengatakan perempuan tersebut bukan orang yang dikenal oleh keluarga. Namun, berdasarkan keterangan yang diperolehnya, perempuan itu mengaku mengenal kakak Melki sehingga kedua bocah bersedia mengikutinya.
“Pelakunya itu ngakunya kenal sama kakak saya, makanya si anak itu mau saja diajak,” tuturnya.
Hingga kini, kedua korban telah kembali ke rumah bersama keluarga. Melki menyebut keduanya diduga mengalami trauma setelah kejadian tersebut.
Pihak keluarga juga berencana melaporkan peristiwa itu kepada kepolisian agar dugaan kejadian tersebut dapat ditindaklanjuti dan diselidiki. “Sudah ada, sudah ada rencana mau melapor ke polisi,” kata Melki.
Melki menambahkan, kondisi kedua korban saat ini masih diduga mengalami syok akibat kejadian tersebut. “Kondisinya sekarang kayaknya sih trauma,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....