Pencurian Spion Mobil di Kebon Jeruk Viral, Beraksi Kurang dari Satu Menit

  • 31 Agt 2026 10:25 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Viral di media sosial aksi pencurian dua spion mobil di Jalan Sang Timur, RT 02/RW 04, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026, sekitar pukul 04.17 WIB.

Berdasarkan rekaman CCTV yang viral, nampak tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Satu orang turun dari sepeda motor dan menjadi eksekutor pencurian, sementara dua orang lainnya diduga menunggu di atas sepeda motor.

Pemilik mobil, Budi, mengatakan bahwa pencurian berlangsung sangat cepat. Menurut Budi, pelaku melancarkan aksinya tidak kurang dari satu menit untuk menggasak kedua spion mobil miliknya.

“Keadaannya sepi. Tumben yang dicuri spion mobil, jam 4 pagi. Terus kronologinya cepat banget, pencopotannya kurang lebih satu menit, langsung hilang itu,” kata Budi kepada wartawan, pada Senin,31 Agustus 2026.

Budi menyampaikan, mobil yang menjadi sasaran pencurian merupakan mobil Pajero. Ia menyebut, aksi pencurian spion di kawasan tersebut merupakan kejadian pertama yang dialaminya. Namun demikian, Ia menyebut bahwa aksi pencurian kendaraan bermotor di sekitar lokasi sudah beberapa kali terjadi.

“Kalau spion ini pertama kali. Cuma kalau kendaraan bermotor sudah lima kali. Khususnya roda dua,” katanya.

Akibat pencurian dua spion tersebut, Budi memperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Ia mengatakan, berdasarkan informasi harga yang diperolehnya, satu unit spion baru untuk mobil tersebut ditaksir sekitar Rp2,5 juta.

“Kalau satu spion saja Rp1.300.000. Kanan-kiri berarti sekitar Rp3 jutaan,” ujarnya.

Budi mengaku, hingga kini belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Ia memilih menyebarkan rekaman CCTV melalui media sosial agar aksi tersebut diketahui masyarakat. Budi berharap rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi para pelaku dapat membantu pihak berwajib mengungkap dan menindaklanjuti kasus tersebut.

“CCTV pelakunya sudah jelas. Sudah kelihatan jelas dan viral. Masa iya enggak bisa ketangkap?” kata Budi.

“Ya minimal ditindaklanjuti karena kan sudah sering loh di area sini, tapi enggak ada satu pun yang ketangkap,” ucapnya, menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....